Liputan6.com, Jakarta - Rekayasa lalu lintas satu arah (one way) lokal Presisi di Tol Trans Jawa pada arus balik Lebaran 2026 resmi ditutup pada Minggu (29/3/2026). Penutupan diberlakukan mulai pukul 24.00 WIB.
Penutupan itu dipimpin secara simbolis oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang didampingi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono di JTMC Jasa Marga, Tol Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.
Advertisement
“Pemberlakuan one way sepenggal Presisi atau one way lokal sepenggal Presisi pada pukul 24.00 WIB kami nyatakan selesai atau kami nyatakan ditutup,” kata Dudy.
Dia pun berpesan kepada masyarakat yang masih melaksanakan perjalanan, untuk tetap mengikuti arahan dan petunjuk petugas di lapangan.
“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat untuk dalam melakukan perjalanannya yang masih tersisa, untuk berhati-hati di perjalanan,” ujarnya.
Lalu Lintas Landai
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan, pihaknya menetapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan pada masa arus balik, salah satunya one way lokal.
“Baik dari KM 55 hingga KM 70, kami sudah melakukan contraflow. Terus, kami melakukan intervensi one way lokal tahap satu Presisi dan dilanjutkan one way lokal tahap dua pada KM 263 hingga 70,” katanya, dikutip dari Antara.
Lantaran pergerakan lalu lintas terpantau landai, rekayasa one way lokal arus balik pun resmi dihentikan.
2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyebut pergerakan arus balik Lebaran 2026 hingga Minggu (29/3/2026), pada KM 414 hingga KM 70 Tol Trans Jawa telah melandai. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono menjelaskan, landainya lalu lintas itu berdasarkan pantauan Volume-to-Capacity (V/C) ratio.
“V/C ratio yang telah kami perhatikan dari seluruh ruas, pertama dari KM 414 Kalikangkung V/C ratio masih 0,3; Palikanci V/C ratio 0,28. Kemudian, Cipali 0,22 dan Cikatama 0,36,” katanya.
“Atas pertimbangan itu berarti sudah melandai pergerakan arus balik sejak dari 414 sampai dengan KM 70,” katanya menambahkan.
Dia mengatakan, hingga Minggu pukul 22.00 WIB, sebanyak 2,9 juta kendaraan telah memasuki Jakarta.
“Artinya sudah 86 persen dan sampai dengan jam 10 tadi terhitung jumlah kendaraan yang masuk 166.000,” katanya.
Adapun untuk total kendaraan, dia mengatakan, jumlah akan terus diperhitungkan sampai dengan Senin, pukul 06.00 WIB.