AC Milan Cemas, Didier Deschamps Konfirmasi Adrien Rabiot Cedera

AC Milan cemas setelah Didier Deschamps memastikan Adrien Rabiot mengalami cedera lutut saat latihan bersama Prancis.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 29 Maret 2026, 22:27 WIB
Luka Modric dari AC Milan melihat rekan setimnya, Adrien Rabiot, berebut bola dengan pemain Lazio, Toma Basic, dalam laga Serie A melawan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar kurang baik datang bagi AC Milan setelah kondisi Adrien Rabiot menjadi perhatian di jeda internasional. Gelandang tersebut mengalami masalah lutut saat menjalani sesi latihan bersama Timnas Prancis.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengonfirmasi bahwa Rabiot tidak akan tampil dalam laga uji coba melawan Kolombia. Situasi ini langsung memicu kekhawatiran di kubu AC Milan terkait kondisi pemain berusia 30 tahun tersebut.

Rabiot sebelumnya tampil sebagai starter saat Prancis menang 2-1 atas Brasil dalam laga persahabatan. Namun, ia harus absen pada pertandingan berikutnya karena masalah fisik yang muncul setelahnya.


Cedera Lutut Picu Kekhawatiran

Adrien Rabiot. Gelandang tengah berusia 27 tahun ini kini tengah menjalani musim ke-4 bersama Juventus sejak didatangkan dari PSG pada awal musim 2019/2020. Musim ini ia telah tampil dalam 14 laga di semua ajang bersama Juventus dengan torehan 5 gol. Bersama Timnas Prancis ia telah mengoleksi 29 caps dengan torehan 2 gol dan 1 assist sejak melakukan debut pada 15 November 2016. (AFP/Franck Fife)

Deschamps menjelaskan bahwa Rabiot mengalami benturan pada lutut saat latihan terakhir tim. Akibatnya, ia tidak ikut ambil bagian dalam sesi persiapan jelang pertandingan melawan Kolombia.

“Sebagai langkah pencegahan, Rabiot tidak ikut latihan karena mengalami benturan pada lututnya,” kata Deschamps. Pernyataan ini memberi sinyal bahwa kondisi sang pemain belum cukup aman untuk dipaksakan bermain.

Bagi AC Milan, situasi ini bukan hal sepele karena riwayat cedera Rabiot sebelumnya. Pada jeda internasional Oktober lalu, ia juga sempat absen karena masalah betis meski awalnya hanya dianggap ringan.

Saat itu, Rabiot tampil dan mencetak gol di laga pertama sebelum akhirnya tidak bermain di pertandingan berikutnya. Setelah kembali ke klub, ia justru harus menepi dalam lima laga liga akibat cedera tersebut.


Potensi Dampak untuk AC Milan

Bermain penuh selama 90 menit, Rabiot menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang modern yang mampu berkontribusi di semua lini. Ia tidak hanya efektif dalam membantu serangan, tetapi juga disiplin dalam menjalankan tugas bertahan. (AP Photo/Luca Bruno)

Kondisi terbaru ini membuat AC Milan harus memantau perkembangan Rabiot dengan sangat hati-hati. Meskipun laporan awal menunjukkan cedera tidak serius, pengalaman sebelumnya menjadi alasan untuk tetap waspada.

Jika cedera lutut ini berkembang, AC Milan berpotensi kehilangan salah satu gelandang kunci mereka dalam beberapa pertandingan penting. Hal ini tentu bisa memengaruhi keseimbangan tim di lini tengah.

Hingga kini, belum ada kepastian apakah Rabiot akan absen saat kembali ke level klub. AC Milan hanya bisa menunggu hasil pemeriksaan lanjutan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Situasi ini menempatkan AC Milan dalam posisi yang tidak ideal menjelang lanjutan kompetisi. Semua pihak kini berharap cedera tersebut tidak berkembang menjadi masalah jangka panjang.

Sumber: Football Italia


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya