Laporan Liputan6.com dari Hong Kong: Rahasia Terowongan Bawah Laut, Bikin Suami Gagal Pulang Pagi

Liputan6.com coba melewati terowongan bawah laut yang memikat banyak wisatawan.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 28 Maret 2026, 07:30 WIB
Liputan6.com coba melewati terowongan bawah laut Hong Kong (Liputan6.com/ Adyaksa Vidi)

Liputan6.com, Hong Kong - Liputan6.com, Hong Kong - Menjelajahi Hong Kong rasanya tak lengkap jika tidak mencoba pengalaman melewati "Terowongan Tanpa Alasan".

Ya nama "Terowongan Tanpa Alasan" atau "No Excuse Channel" sangat populer di masyarakat Hong Kong terutama mereka yang hidup di era 70 hingga 80-an. Hong Kong yang wilayahnya dikelilingi lautan pada masa tersebut hanya mengandalkan kapal feri untuk menyebrang laut yang memisahkan daerah satu dengan daerah lain.

Hal inilah yang menjadi alasan seorang suami atau kepala keluarga kerap tidak pulang ke rumah jika mereka harus bekerja atau berpergian ke daerah yang dipisahkan laut dari rumah.

Saat itu karena kapal feri tidak beroperasi 24 jam maka banyak warga dari daerah Hong Kong Island yang ada keperluan ke Kowloon City atau sebaliknya tidak bisa pulang jika sudah lewat tengah malam.

Mereka pun mengarang sejumlah cerita dengan kepada keluarganya agar tidak kena marah saat kembali esok harinya.

Terowongan bawah laut Hong Kong (Liputan6.com / Adyaksa Vidi)

Namun pada akhirnya Pemerintah Hong Kong membuat terowongan bawah laut yang menghubungkan kedua wilayah tersebut. Terowongan itu diresmikan pada tahun 1972 dan masih beroperasi sampai sekarang.

"Tidak ada lagi alasan bagi suami-suami untuk tidak pulang ke rumahnya saat ini dengan adanya terowongan tersebut. Itu sebabnya terowongan tersebut sering dikenal dengan 'Terowongan Tanpa Alasan'," ujar Vivian yang menjadi pemandu bagi Liputan6.com saat menghadiri langsung acara Asia's 50 Best Restaurants Asia pekan ini atas undangan dari Hong Kong Tourism Board.

"Saat ini Hong Kong punya 3 terowongan bawah laut, yang terakhir diresmikan tahun 1997 lalu. Kemacetan selalu terjadi saat jam berangkat atau pulang kantor," kata Vivian menambahkan.

 

Nama Asli Terowongan

Nama asli "Terowongan Tanpa Alasan" adalah "Cross Harbour Tunnel". Saat memasuki terowongan tersebut memang ada rasa was-was yang menghinggapi mengingat baru pertama kali Liputan6.com merasakan pengalaman memasuki terowongan bawah laut.

Terlebih seluruh kendaraan berjalan lamban karena kecepatan dibatasi maksimal 70 kilometer per jam. Perasaan was-wad seketika hilang saat melihat cahaya dari ujung terowongan sepanjang 1,86 kilometer tersebut.

Hingga saat ini "Cross Harbour Tunnel" masih menjadi bagian penting dari penghubung daerah di Hong Kong. Tercatat lebih dari 117 ribu kendaraan melewati terowongan tersebut setiap harinya.

Bahkan Pemerintah Hong Kong juga mengandalkan terowongan tersebut sebagai salah satu pendapatan mengingat adanya tarif yang dikenakan bagi setiap kendaraan yang melintas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya