Wagub Rano Karno Harapkan Fasilitas Publik Bisa jadi Ruang Pemutaran Film Edukatif

Wagub DKI Jakarta Rano Karno berharap fasilitas publik seperti Planetarium Jakarta bisa dimanfaatkan menjadi ruang pemutaran film edukatif.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 28 Maret 2026, 05:40 WIB
Wagub DKI Jakarta Rano Karno menghadiri kegiatan menonton bersama ratusan anak yatim piatu, penerima KJP, dan anak panti asuhan di salah satu bioskop. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno berharap fasilitas publik seperti Planetarium Jakarta bisa dimanfaatkan menjadi ruang pemutaran film edukatif.

"Dengan demikian, dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang," ujar Rano dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Sabtu (28/3/2026).

Dia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung industri perfilman nasional sebagai bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota sinema berkelas global.

Hal tersebut disampaikan Rano Karno saat menghadiri kegiatan menonton bersama film "Pelangi di Mars" bersama ratusan anak yatim piatu, penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan anak panti asuhan di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 27 Maret 2026.

Sebanyak 230 penerima KJP dan 169 warga binaan sosial dari Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 serta Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa hadir bersama para pendamping, menikmati film yang sarat pesan moral dan harapan itu.

"Kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga upaya menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sekitar," ucap Rano.

 

Dorong Anak-Anak Tetap Semangat

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno saat melakukan Safari Ramadan di Musala Al Mabrur, Cilandak, Minggu (22/2/2026). (Foto: Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta).

Menurut Rano, kegiatan ini mendorong anak-anak Jakarta untuk tetap semangat sekaligus peduli terhadap lingkungan, serta menghadirkan ruang kebersamaan dan hiburan yang edukatif.

"Kegiatan nobar (nonton bareng) ini diharapkan tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, rasa percaya diri, serta keberanian anak-anak Jakarta untuk meraih masa depan yang lebih baik," kata dia.

Terkait film, Rano menilai, "Pelangi di Mars" mengangkat nilai keberagaman yang sejalan dengan karakter Jakarta sebagai kota inklusif yang memberi ruang bagi setiap anak untuk tumbuh dan meraih cita-cita.

Karena itu, ia mengajak anak-anak tidak hanya giat belajar, tetapi juga menjaga lingkungan sekitar.

"Seperti pelangi yang indah karena beragam warna, Jakarta juga kuat karena keberagaman. Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bermimpi. Oleh karena itu, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari," tandas Rano.

Dia pun mengapresiasi para sineas dan rumah produksi yang menghadirkan film edukatif dan inspiratif bagi anak-anak Indonesia itu.

Infografis Siap-Siap Komdigi Akan Batasi Usia Anak Bikin Akun Medsos. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya