Liverpool Siapkan Revolusi Lini Serang Usai Kepergian Mohamed Salah

Liverpool mulai menyusun langkah besar untuk merombak lini serang mereka setelah Mohamed Salah dipastikan akan meninggalkan Anfield pada akhir musim.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 27 Maret 2026, 21:55 WIB
Mohamed Salah dari Liverpool bereaksi selama pertandingan Liga Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di Wolverhampton, Inggris, Rabu (4-3-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Shopland)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool mulai menyusun langkah besar untuk merombak lini serang mereka jelang musim panas mendatang. Keputusan ini muncul setelah Mohamed Salah dipastikan akan meninggalkan Anfield pada akhir musim 2025/2026, mengakhiri perjalanan panjangnya bersama The Reds.

Pemain asal Mesir itu mengumumkan akan hengkang setelah sembilan tahun berseragam Liverpool. Selama periode tersebut, Salah menjelma menjadi salah satu legenda klub dengan menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Kepergiannya jelas meninggalkan lubang besar yang tidak mudah untuk diisi, meskipun performa individunya musim ini dinilai tidak seimpresif biasanya.


Dua Penyerang Baru Jadi Prioritas

Selebrasi Francisco Conceicao di laga Hellas Verona vs Juventus di pekan keempat Serie A 2025/2026 di Marcantonio Bentegodi, Sabtu (20/09/2025) malam WIB. (Paola Garbuioi/LaPresse via AP)

Manajemen Liverpool disebut tidak ingin mengambil risiko dengan hanya mendatangkan satu pengganti. Mereka berencana merekrut dua pemain sekaligus: satu bintang papan atas dan satu talenta muda potensial yang bisa berkembang dalam jangka panjang.

Salah satu nama yang masuk radar adalah Francisco Conceicao. Winger milik Juventus itu dinilai memiliki gaya bermain langsung dan agresif, karakteristik yang selama ini menjadi kekuatan utama Salah. Dengan usia yang masih muda, Conceicao dianggap sebagai investasi masa depan yang menjanjikan.

Selain itu, Morgan Rogers juga masuk dalam daftar incaran setelah tampil impresif bersama Aston Villa. Namun, Liverpool diperkirakan harus merogoh kocek sangat dalam untuk mendapatkan pemain berusia 23 tahun tersebut, terlebih ia baru saja menandatangani kontrak baru.


Target Mahal dan Alternatif Realistis

Selebrasi Michael Olise dalam laga Bayern Munchen vs Chelsea di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Martin Meissner)

Nama lain yang turut dipantau adalah Michael Olise, yang kini bersinar bersama Bayern Munchen. Sejak meninggalkan Crystal Palace, performanya meningkat signifikan.

Namun, peluang mendatangkannya cukup kecil karena nilai transfernya diperkirakan melampaui 100 juta poundsterling, ditambah sang pemain dikabarkan nyaman di Jerman di bawah asuhan Vincent Kompany.

Sebagai opsi yang lebih realistis, Liverpool juga mempertimbangkan Bradley Barcola. Penyerang muda ini memiliki banyak penggemar di internal klub dan dinilai lebih memungkinkan untuk direkrut dibanding target lainnya.

Tak hanya itu, nama Yan Diomande juga masuk dalam daftar pantauan, meski pemain tersebut juga diminati klub rival seperti Manchester United.


Potensi Kepergian Cody Gakpo

Pemain Frankfurt Nnamdi Collins (kiri) dan striker Liverpool, Cody Gakpo pada pertandingan Liga Champions musim ini. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)

Perombakan lini depan Liverpool tidak berhenti pada kedatangan pemain baru. Cody Gakpo dikabarkan berpotensi ikut meninggalkan Anfield. Penyerang asal Belanda itu tampil kurang meyakinkan musim ini, hanya mencetak enam gol dari 29 penampilan di Premier League.

Kondisi ini membuat Liverpool harus berpikir ulang soal komposisi lini serang mereka, terutama di tengah persaingan ketat untuk mengamankan posisi empat besar. Situasi tersebut cukup kontras mengingat mereka sempat tampil dominan dan meraih gelar pada musim debut pelatih Arne Slot.

Kepergian Salah menandai berakhirnya sebuah era di Anfield. Namun di saat yang sama, ini juga membuka peluang bagi Liverpool untuk membangun wajah baru di lini depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya