Thomas Tuchel Akui Keputusan Coret Trent Alexander-Arnold Tidak Adil

Thomas Tuchel mengakui keputusannya mencoret Trent Alexander-Arnold tidak sepenuhnya adil. Tuchel juga menjelaskan alasan memilih Ben White di skuad Inggris.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 27 Maret 2026, 11:07 WIB
Pelatih kepala Timnas Inggris asal Jerman, Thomas Tuchel, mengamati para pemain dari pinggir lapangan selama pertandingan persahabatan antara Inggris dan Wales di Stadion Wembley, London, pada 9 Oktober 2025. (Ben STANSALL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Thomas Tuchel mengakui keputusan mencoret Trent Alexander-Arnold dari skuad Inggris tidak sepenuhnya adil. Pelatih asal Jerman itu tetap membuat pilihan sulit jelang dua laga uji coba melawan Uruguay dan Jepang.

Meski membawa 35 pemain, nama Alexander-Arnold tidak masuk dalam daftar. Situasi ini membuat peluang bek Real Madrid itu untuk tampil di Piala Dunia semakin menipis.

Laga uji coba melawan Uruguay and Japan di Wembley menjadi kesempatan terakhir bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan. Setelah itu, Tuchel akan menentukan skuad final untuk Piala Dunia.

Absennya Trent semakin disorot karena Tuchel justru memilih Ben White sebagai pengganti Jarrell Quansah yang cedera. Keputusan ini memicu perdebatan di kalangan pengamat.


Keputusan Sulit Tinggalkan Trent Alexander-Arnold

Bek Timnas Inggris, Trent Alexander-Arnold. (Bola.com/Dok.HENRY NICHOLLS / AFP).

Tuchel menegaskan bahwa pencoretan Trent murni karena pertimbangan teknis. Ia menyadari keputusan tersebut akan menimbulkan banyak reaksi.

Pelatih Inggris itu juga mengaku sudah berbicara langsung dengan sang pemain. Ia meminta Trent untuk menerima situasi yang ada.

"Itu adalah pilihan secara olahraga. Mungkin keputusan yang sulit dan mungkin sampai tingkat tertentu tidak adil," ujar Tuchel.

"Saya tahu ini menimbulkan reaksi ketika Anda meninggalkan pemain seperti Trent. Kami sudah berbicara, saya mencoba menjelaskan situasinya. Dia hanya harus menerimanya," lanjut Tuchel.


Alasan Memilih Ben White Kembali ke Timnas

Pemain Arsenal, Ben White memegang bola saat laga putaran ketiga Piala FA 2023/2024 melawan Liverpool di Emirates Stadium, London, Inggris, Minggu (07/01/2024) WIB. Penggunaan jersey serba putih ini merupakan kampanye Arsenal untuk melawan kekerasan dan kejahatan di kalangan remaja. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Keputusan memanggil Ben White juga menjadi sorotan tersendiri. Bek Arsenal itu sebelumnya lama absen dari timnas Inggris.

Tuchel menilai respons White saat dihubungi menjadi salah satu faktor penting. Ia melihat antusiasme tinggi dari sang pemain untuk kembali membela negaranya.

"Saat saya bertanya kepada Ben apakah dia siap bermain untuk saya dan untuk Inggris, dia langsung tanpa ragu mengatakan ingin kembali dan sangat ingin kembali," kata Tuchel.

"Responsnya datang dalam hitungan detik. Itu sangat antusias, sangat positif, dan emosional. Itu menunjukkan bahwa dia benar-benar serius," sambung Tuchel.


Persaingan Lini Depan Tanpa Harry Kane

Pemain Inggris, Harry Kane (kiri), merayakan gol kedua timnya bersama rekan satu timnya dalam pertandingan kualifikasi Grup K Piala Dunia 2026 antara Albania dan Inggris di Tirana, Albania, Senin (17-11-2025) dini hari WIB. (Foto AP/Vlasov Sulaj)

Tuchel memberikan kesempatan bagi beberapa pemain untuk tampil tanpa kehadiran Harry Kane. Sebagian pemain inti memang diistirahatkan untuk laga melawan Uruguay.

Situasi ini membuka peluang bagi Dominic Solanke dan Dominic Calvert-Lewin. Keduanya diharapkan bisa menunjukkan kualitas sebagai pelapis di lini depan.

"Penting bagi mereka berdua untuk memahami ini adalah kesempatan besar berada di tim tanpa Harry, untuk bersaing mendapatkan peluang nyata bermain sejak awal dan mendapatkan menit berkualitas," ujar Tuchel.

"Pertanyaannya adalah jika kami mengejar hasil, apakah kami benar-benar akan menarik Harry keluar? Kapan ada kesempatan menjadi pengganti Harry? Atau apakah kami mencari seseorang yang bisa bermain bersama Harry? Atau seseorang yang piawai dalam penalti? Itu semua adalah pertanyaan yang harus kami jawab," tutup Tuchel.

Sumber: Flashscore

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya