Robot Humanoid Biomimetik Pertama Resmi Diluncurkan, Ini Fungsinya

Robot humanoid dengan desain biomimetik diperkenalkan sebagai inovasi terbaru dalam dunia teknologi.

oleh Erin Rahayu PutriDiterbitkan 24 Maret 2026, 19:30 WIB
Tampak robot Humanoid Moz dari CATL (Carnewschina)

Liputan6.com, Beijing - Terobosan baru di dunia robotika kembali menarik perhatian global. Perusahaan rintisan asal Tiongkok, DroidUp, resmi memperkenalkan robot humanoid biomimetik bernama Moya—sebuah inovasi yang diklaim sebagai robot pertama yang mampu meniru manusia secara lebih realistis, baik dari segi fisik maupun perilaku.

Kehadiran Moya menjadi sorotan karena pendekatannya yang tidak hanya fokus pada bentuk luar, tetapi juga detail gerakan dan interaksi. Robot ini dirancang untuk meniru cara manusia bergerak dengan halus, lengkap dengan ekspresi wajah yang dapat mencerminkan emosi. Bahkan, Moya mampu mempertahankan suhu tubuh antara 32 hingga 36 derajat Celsius, mendekati suhu alami manusia—fitur yang jarang ditemukan pada robot humanoid sebelumnya, dikutip dari laman UPI.com, Selasa (24/3/2026).

Dari segi fisik, versi perempuan Moya memiliki tinggi sekitar 165 cm dengan berat 32 kilogram, membuat proporsinya semakin menyerupai manusia pada umumnya. Tak hanya itu, robot ini juga dilengkapi kamera berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkannya mengenali orang di sekitarnya. Interaksi pun dibuat lebih natural melalui percakapan sederhana yang disertai respons ekspresi wajah secara real-time.

Rencananya, Moya akan mulai dipasarkan secara komersial pada akhir tahun ini dengan harga awal sekitar 173.000 dolar AS. Pada tahap awal, penggunaannya difokuskan pada sektor kesehatan dan pendidikan—dua bidang yang dinilai memiliki potensi besar dalam pemanfaatan interaksi manusia dan robot.

Meski menuai kekaguman atas kecanggihannya, respons publik terhadap Moya tidak sepenuhnya positif. Sebagian orang menilai robot ini sebagai lompatan besar dalam teknologi, namun ada pula yang merasa tampilannya terlalu mirip manusia hingga menimbulkan rasa tidak nyaman—fenomena yang sering dikaitkan dengan konsep Uncanny Valley.

Terlepas dari pro dan kontra, Moya menandai babak baru dalam pengembangan robot humanoid. Ia tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi juga memicu diskusi tentang batas antara manusia dan mesin di masa depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya