Sebelum Arus Balik, Kenali 10 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Naik Motor

10 kesalahan umum saat persiapan arus balik motor beserta solusinya yang perlu Anda perhatikan

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 23 Maret 2026, 10:30 WIB
Jumat (5/4) atau H-5 Lebaran, 11.193 pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua melakukan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung melalui Pelabuhan Ciwandan, Banten. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Sebelum kembali ke perantauan, penting bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk memastikan kondisi kendaraan dan diri dalam keadaan prima. Kesalahan kecil bisa berdampak besar jika diabaikan.

Berikut 10 kesalahan umum saat persiapan arus balik motor beserta solusinya yang perlu Anda perhatikan:

1. Tidak Memeriksa Kondisi Kendaraan Secara Menyeluruh

Kesalahan paling umum adalah mengabaikan pengecekan motor secara detail. Padahal, komponen seperti ban, rem, oli, hingga sistem kelistrikan wajib dipastikan dalam kondisi baik.

Periksa tekanan dan kondisi ban, fungsi rem, rantai, serta mesin sebelum berangkat. Jika perlu, lakukan servis di bengkel resmi seperti Bengkel AHASS atau bengkel terpercaya lainnya.

2. Mengabaikan Kondisi Fisik Pengendara

Perjalanan jauh membutuhkan stamina yang prima. Banyak pengendara memaksakan diri meskipun kondisi tubuh tidak fit.

Pastikan Anda cukup istirahat, makan makanan bergizi, dan tidak begadang sebelum perjalanan. Jika merasa lelah, berhenti dan istirahat sejenak. Keselamatan jauh lebih penting dibanding kecepatan.

3. Membawa Beban Berlebih

Membawa barang terlalu banyak dapat membuat motor tidak stabil dan sulit dikendalikan.

Bawalah barang secukupnya dan prioritaskan kebutuhan utama. Gunakan tas atau bagasi yang sesuai agar distribusi beban tetap seimbang.

4. Mengabaikan Aturan Lalu Lintas

Masih banyak pengendara yang melanggar aturan saat mudik, seperti ngebut atau menerobos lampu merah.

Selalu patuhi rambu lalu lintas dan berkendara dengan disiplin. Keselamatan diri dan pengguna jalan lain harus menjadi prioritas utama.

5. Tidak Merencanakan Rute Perjalanan

Perjalanan tanpa perencanaan rute bisa membuat perjalanan menjadi lebih lama dan melelahkan.

Gunakan aplikasi navigasi untuk memilih rute terbaik dan tentukan titik istirahat. Hindari perjalanan saat cuaca panas atau kondisi lalu lintas padat jika memungkinkan.

 

6. Tidak Membawa Perlengkapan Darurat

Perlengkapan darurat sering diabaikan, padahal sangat penting saat terjadi kendala di jalan.

Siapkan kotak P3K, jas hujan, alat perbaikan sederhana, serta charger atau power bank. Ini akan sangat membantu saat kondisi darurat.

7. Tidak Membawa Dokumen Penting

Dokumen seperti SIM dan STNK wajib dibawa selama perjalanan.

Pastikan semua dokumen lengkap dan masih berlaku untuk menghindari masalah dengan pihak berwenang di jalan.

8. Berkendara dalam Kondisi Lelah

Mengantuk saat berkendara adalah salah satu penyebab utama kecelakaan.

Jangan memaksakan diri. Berhentilah setiap beberapa jam untuk beristirahat. Pilih tempat aman seperti rest area atau tempat istirahat resmi.

9. Kurang Memperhatikan Cuaca

Banyak pengendara tidak memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat.

Selalu cek prakiraan cuaca sebelum perjalanan. Jika cuaca buruk diprediksi, siapkan jas hujan dan perlengkapan tambahan agar tetap aman di jalan.

10. Tidak Menggunakan Perlengkapan Keselamatan

Perlengkapan keselamatan sering dianggap sepele, padahal sangat penting untuk melindungi pengendara.

Gunakan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup. Perlengkapan ini dapat mengurangi risiko cedera serius.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya