Liputan6.com, Jakarta - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadi salah satu pejabat yang tak lepas diserang hoaks . Hoaks beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Artikel Menteri Bahlil Sebut Pemilihan Kepala Daerah Oleh DPR Usulan Jokowi
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pemilihan kepala daerah oleh DPR usulan dari Jokowi. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 21 Februari 2026.
Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Antara News berjudul:
"Bahlil! Permintaan Kepala Daerah Dipilih Oleh DPR itu Usulan Pak Jokowi, Kami Cuma Menyampaikan Keinginan Beliau"
Lalu benarkah postingan artikel Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pemilihan kepala daerah oleh DPR usulan dari Jokowi? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Artikel Yaqut Sebut Bahlil Serahkan Uang Minyak Pertamina ke Jokowi 5 Triliun
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Yaqut Cholil Qoumas menyebut Bahlil menyetor uang minyak Pertamina ke Jokowi sebesar 5 triliun. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 16 Maret 2026.
Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Redaksi Fajar berjudul:
"Yaqut Cholil Qiemas: Waktu Saya Serahkan Uang Haji Tiga Triliun Ke Rumah Jokowi Pak Bahlil Setoran Juga Uang Minyak Pertamina Lima Triliun, Masa Saya Sendiri Yang kena KPK Tidak Adil Dong"
Akun itu menambahkan narasi, "Rakyat sudah tahu siapa sebenarnya Jokowi"
Lalu benarkah postingan artikel Yaqut Cholil Qoumas menyebut Bahlil menyetor uang minyak Pertamina ke Jokowi sebesar 5 triliun? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar Bahlil Ajak PLN Naikkan Harga Token Listrik
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ajak PLN menaikkan harga token listrik, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 27 Desember 2026.
Klaim Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik berupa tulisan sebagai berikut.
"Bahlil ajak PLN menaikan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat arusDi karenakan PLN terus merugi, Bahlil usul ke PLN agar menaikkan harga token.
"Biar tidak merugi terus, dan agar rakyat belajar Menghemat listrik", ujar Bahlil.
Ide ini muncul dari diskusi untuk mengatasi kerugian PLN akibat biaya produksi yang tinggi dan subsidi yang membebani, sehingga kenaikan harga token dianggap solusi agar PLN sehat kembali dan masyarakat lebih sadar penggunaan listrik.
#bahlil #pln #listrik #ekonomi #indonesia #tokenlistrik #beritaterkini #foryoupage #masukberanda #fyp"
Benarkah Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.