Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengevakuasi pemudik yang mengalami kecelakaan tunggal diduga akibat mabuk saat mengendarai sepeda motor di Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis, 19 Maret 2026 pagi. Hanya saja, nyatanya dia bukan mabuk kendaraan, namun karena pengaruh minuman keras atau miras.
Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi membenarkan adanya kejadian kecelakaan tunggal kendaraan sepeda motor berboncengan yang mengalami tabrakan di Garut, saat melakukan perjalanan mudik dari Jakarta ke Tasikmalaya.
Advertisement
"Pemuda tersebut diamankan dan dibawa ke Polres Garut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tutur Susilo Adhi, dikutip Jumat (20/3/2026), seperti dilansir dari Antara.
Ia menuturkan, insiden kecelakaan itu menimpa pemuda yang merupakan pemudik dengan kendaraan sepeda motor. Personel yang siaga pengamanan di jalur mudik itu langsung bergerak cepat mengecek lokasi kejadian usai menerima laporan, dan mendapati satu sepeda motor jatuh di jalan.
"Adanya kejadian tersebut, anggota kepolisian yang tengah bertugas di pos pengaturan segera mendatangi lokasi, dan membantu proses evakuasi para korban," jelas dia.
Petugas melakukan pertolongan untuk memastikan kondisi korban yang mengalami kecelakaan usai ditemukan selamat. Namun, anggota langsung mencurigai bahwa pemuda tersebut dalam kondisi pengaruh minuman keras.
Langsung Dicek Urine
Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diketahui pemuda tersebut membawa minuman keras.
"Kecurigaan tersebut diperkuat saat dilakukan pemeriksaan lanjutan menemukan lima botol minuman keras," ungkapnya.
Ia menyampaikan, pemuda yang diduga dalam pengaruh minuman keras itu langsung dibawa ke Polres Garut untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dilakukan tes urine.
Polisi yang melakukan pengamanan tersebut pun memberikan pembinaan agar tidak mengendarai sepeda motor atau melakukan perjalanan mudik dengan pengaruh minuman keras, karena membahayakan diri sendiri dan orang lain.
"Para pemudik agar selalu menjaga keselamatan dalam berkendara dan tidak mengonsumsi minuman keras sebelum maupun saat perjalanan, demi menghindari hal-hal yang dapat membahayakan," Adhi menandaskan.