Komunitas Selonia RI Pecahkan Rekor Lewat 'Forest of Wonders' di Singapura

'Forest of Wonders' mencatatkan sejarah dengan meraih dua pencapaian sekaligus.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 19 Maret 2026, 14:30 WIB
Komunitas Selonia (Seniman Balon Indonesia) mengukir prestasi internasional Singapore Book of Records melalui proyek instalasi balon raksasa bertema “Forest of Wonders” yang digelar di Marina Square, Singapura (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Sembilan seniman balon asal Indonesia yang tergabung dalam Komunitas Selonia (Seniman Balon Indonesia) mengukir prestasi internasional Singapore Book of Records melalui proyek instalasi balon raksasa bertema “Forest of Wonders” yang digelar di Marina Square, Singapura.

Instalasi tersebut menghadirkan dunia fantasi penuh warna dengan berbagai elemen buah-buahan raksasa dan karakter imajinatif yang memukau para pengunjung.

Di bawah arahan Creative Director Lily Tan, para delegasi dari Indonesia bekerja sama dengan 86 seniman balon dari lebih dari 10 negara, antara lain Austria, Australia, Meksiko, Kuwait, Inggris, Vietnam, Thailand, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok, Korea, Malaysia, dan Indonesia, dalam satu kolaborasi berskala internasional.

Indonesia menjadi negara di Asia Tenggara dengan jumlah perwakilan seniman balon terbanyak dalam ajang ini. Para delegasi tersebut berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti Jayapura, Surabaya, Pontianak, Palembang, Batam, Semarang, Jakarta, dan Tangerang.

Sembilan seniman yang terlibat dalam proyek ini adalah Elise Santoso (Ballooney), Inawati (BubbleBubble), Inge Christanty (Anekamart Party Supplies), Michelle Priscilla (Lady Balloon), Selfiani (Dearte Decor), Shanelle (Festivephoria), Shella Prasetia (Pops Balloon), Surlily (Balloonique), serta Yessica Lovita (Booba Bloom).

Dalam ajang The Biggest Balloon Exhibition in Singapore 2026, instalasi bertema “Forest of Wonders” tersebut menampilkan berbagai karya spektakuler, mulai dari rumah stroberi setinggi 15 meter sebagai pusat perhatian, durian raksasa, buah naga, pisang, semangka, anggur, belimbing, nanas, serta karakter peri yang memperkuat nuansa dunia fantasi. Seluruh instalasi dirancang dengan detail tinggi sehingga menciptakan pengalaman visual yang imersif bagi para pengunjung.

 

Pecahkan Singapore Book of Records

Instalasi ini berhasil mencatatkan sejarah dengan meraih dua pencapaian sekaligus, yaitu sebagai Lanskap Balon Terbesar dengan ukuran 17,2 meter x 36,2 meter dan penggunaan balon terbanyak dalam satu pertunjukan, dengan total mencapai 341.768 balon yang didukung oleh sponsor balon “Luma” dari Meksiko. Pencapaian ini secara resmi diakui oleh Singapore Book of Records.

Di balik keberhasilan tersebut, proses pengerjaan berlangsung dengan intensitas tinggi. Selama empat hari dari tanggal 9 Maret-13 Maret 2026, para seniman bekerja dari pukul 08.00 hingga 23.00 malam, bahkan pada hari terakhir hingga pukul 04.00 subuh.

“Ini bukan sekadar pameran, tapi sebuah gebrakan di dunia balloon art. Kami melihat langsung bagaimana standar internasional bekerja. Mulai dari disiplin, kecepatan, hingga kualitas eksekusi yang sangat tinggi. Pengalaman ini membuka perspektif baru bagi kami untuk membawa industri balon Indonesia ke level berikutnya,” kata Elise Santoso, Ketua Seniman Balon Indonesia, dalam keterangan diterima.

Pameran ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis di Marina Square, Singapura, mulai tanggal 14 hingga 22 Maret 2026.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya