One Way Kembali Diterapkan Pagi Ini dari Tol Cikampek Utama Hingga Tol Kalikangkung

Penerapan sistem satu arah atau one way kembali dilakukan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan menuju wilayah timur, terutama pada jalur utama mudik.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 20 Maret 2026, 09:53 WIB
Untuk mengurai kemacetan di Tol Cikampek Utama (Cikatama), Korlantas Polri akan menerapkan one way dari KM 70 Cikatama hingga KM 414 Tol Kalikangkung. Tampak foto udara menunjukkan kendaraan yang terjebak kemacetan di gerbang tol Cikampek Utama 2, Jawa Barat, pada Selasa 17 Maret 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Rekayasa lalu lintas one way atau satu arah kembali diberlakukan di Tol Cikampek Utama menuju Tol Kalikangkung, Jumat (20/3) pagi ini. Hal ini sebagaimana dilaporkan oleh Jasamarga.

"Cikampek Utama KM 70-Kalikangkung KM 414 DIBERLAKUKAN SATU ARAH (ONE WAY). Khusus Kendaraan yang menuju arah Solo/Surabaya," demikian seperti dikutip dari akun X @PTJASAMARGA, Jumat (20/3/2026).

Sementara, jalan tol layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) Cikunir menuju Tambun sampai Karawang lancar, begitu pun arah sebaliknya.

"Jalan_Layang_MBZ Cikunir-Tambun-Cikarang-Karawang LANCAR.; Karawang-Cikarang-Tambun-Cikunir LANCAR," demikian seperti dikutip.

Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengimbau pengemudi tertib aturan selama arus mudik Lebaran 2026.

"Kami mengimbau para pengemudi untuk berhati-hati di jalan, merencanakan perjalanan dengan baik, serta memanfaatkan kebijakan rekayasa lalu lintas dari Polri untuk memilih jalur tol atau arteri demi keselamatan perjalanan," ujar Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3/2026).

One way diterapkan dari Km 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 414 Tol Kalikangkung mulai pukul 13.30 WIB. Petugas di lapangan terus bersiaga membantu pengendara.

Tim patroli aktif menyisir jalur dan menolong kendaraan yang mengalami kendala. Petugas juga membangunkan pengemudi yang berhenti di bahu jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

"Kepada seluruh petugas di lapangan, saya tekankan, kehadiran kita bukan hanya untuk mengatur, tetapi untuk melayani. Tunjukkan empati, berikan bantuan dengan tulus, dan jadilah representasi negara yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ucap Agus.

Kondisi Kendaraan Harus Prima

Dia mengingatkan pengemudi memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat. Pengemudi juga diminta tidak memaksakan diri saat lelah dan beristirahat setiap tiga jam di rest area.

"Kami juga telah mengimbau sejak awal mengenai pentingnya kesiapan kendaraan dan kondisi pengemudi. Pengemudi disarankan untuk beristirahat setiap tiga jam, serta merencanakan titik istirahat di rest area yang tersedia demi menjaga keselamatan selama perjalanan," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya