Prediksi Everton vs Chelsea: Periode Sulit The Blues Berlanjut?

Saksikan duel seru Everton vs Chelsea di Liga Inggris.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 20 Maret 2026, 22:00 WIB
Gelandang Chelsea asal Argentina Enzo Fernandez (kiri), striker Everton asal Inggris Demarai Gray, bek Chelsea asal Prancis Wesley Fofana berebut bola saat Liga Inggris antara Chelsea dan Everton di Stamford Bridge di London pada 18 Maret 2023. (Glyn KIRK / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan krusial Liga Inggris akan tersaji Chelsea bertandang ke Hill Dickinson Stadium untuk menghadapi Everton. Laga Everton vs Chelsea ini dijadwalkan berlangsung, Minggu (22/3/2026) pukul 00.30 WIB.

The Blues bertekad untuk mengakhiri rentetan kekalahan beruntun di semua kompetisi, sementara tuan rumah Everton berambisi melanjutkan performa positif mereka. Laga ini menjadi penting bagi kedua tim dengan tujuan yang berbeda di sisa musim ini.

Chelsea datang ke Merseyside dengan misi berat setelah mengalami minggu yang buruk, termasuk kekalahan di Premier League dan tersingkir dari Liga Champions. Tekanan besar kini berada di pundak pelatih kepala Liam Rosenior untuk segera membalikkan keadaan. Kemenangan di laga Everton vs Chelsea ini akan sangat berarti untuk mengangkat moral tim dan menjaga asa di liga.

Di sisi lain, Everton yang baru saja menelan kekalahan dari Arsenal, tetap optimis dalam perburuan tiket kualifikasi Eropa. Bermain di kandang sendiri, The Toffees akan berusaha memanfaatkan momentum dan rekor kandang mereka yang cukup baik melawan Chelsea. Pertarungan di lini tengah dan pertahanan akan menjadi kunci dalam duel Everton vs Chelsea yang diprediksi sengit ini.


Ambisi Everton Menuju Kualifikasi Eropa

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Tampak dalam foto, pemain Arsenal, Gabriel Martinelli (kiri) berebut bola dengan Jake O'Brien dari Everton selama pertandingan lanjutan Premier League musim 2025/2026 melawan Everton di Emirates Stadium, Inggris, Sabtu 14 Maret 2026 waktu setempat atau Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Kin Cheung)

Everton datang ke pertandingan ini setelah menelan kekalahan 2-0 dari pemuncak klasemen Arsenal, meskipun sebelumnya mereka berhasil meraih dua kemenangan beruntun atas Newcastle United dan Burnley. Kekalahan tersebut sangat mengecewakan David Moyes, namun bos The Toffees ini tetap percaya bahwa timnya "cukup dekat untuk memikirkan" kualifikasi Eropa.

Saat ini, Everton berada di posisi kedelapan klasemen, hanya terpaut dua poin dari Brentford yang menempati posisi ketujuh. Mereka menunjukkan performa yang cukup konsisten dalam 10 pertandingan terakhir Premier League, dengan empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan. Ini menempatkan mereka di posisi keenam bersama dalam tabel performa liga.

Menariknya, Everton memiliki rekor tandang terbaik keempat di divisi ini musim ini, mengumpulkan lebih banyak poin di laga tandang (24) dibandingkan di Hill Dickinson Stadium (19). Namun, mereka hanya memenangkan satu dari tujuh pertandingan liga kandang terakhir mereka. Setelah kemenangan kandang atas Burnley awal bulan ini, Everton berambisi meraih kemenangan kandang berturut-turut di stadion baru mereka untuk pertama kalinya.

Lanjut Baca:

Everton memiliki catatan yang menghibur saat bermain di kandang melawan Chelsea, hanya kalah sekali dalam delapan pertemuan terakhir Premier League di kandang mereka. Kekalahan tersebut terjadi pada Agustus 2022 dengan skor 1-0. Namun, The Toffees juga sering kesulitan mencetak gol melawan Chelsea, gagal mencetak gol dalam 12 dari 19 pertandingan terakhir mereka, termasuk empat pertandingan terakhir secara beruntun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya