Pemudik Harus Tahu, Rest Area Tol Cipali Ada Buka-Tutup

Astra Tol Cipali menerapkan sistem buka-tutup rest area secara situasional untuk mengurai kepadatan pemudik.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 19 Maret 2026, 21:45 WIB
Pemudik memanfaatkan waktu untuk beristirahat sambil berkumpul bersama keluarga. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Para pemudik yang melintasi Jalan Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali perlu mengetahui, sejumlah rest area diberlakukan buka-tutup. Adapun, sejak 00.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB hari ini, 100 ribu kendaraan sudah masuk ke Jalan Tol Cikopo.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo mencatat, angka ini sedikit lebih rendah sekitar 2,7% dibandingkan periode waktu yang sama pada hari sebelumnya, dengan rata-rata volume mencapai sekitar 5.200 kendaraan per jam. Pada pukul 19.00 WIB lalu lintas terpantau mulai melandai sekitar 3.700 kendaraan melintas.

"Dari sisi layanan, rest area di ruas Tol Cipali diberlakukan sistem buka-tutup secara situasional menyesuaikan kapasitas parkir dan kondisi di lapangan," kata Ardam dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Astra Tol Cipali menyarankan pengguna jalan untuk memanfaatkan gerbang tol terdekat sebagai alternatif tempat beristirahat apabila kapasitas rest area penuh.

"Pengguna jalan tidak akan dikenakan biaya tambahan saat keluar dan masuk kembali ke jalan tol, karena sistem transaksi pada jaringan Tol Trans-Jawa menggunakan sistem tertutup yang menghitung tarif berdasarkan jarak tempuh perjalanan," tutur Ardam.

Astra Tol Cipali kembali mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Termasuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan bugar, serta kesiapan kendaraan yang prima (kecukupan BBM, daya listrik, dan saldo uang elektronik).

 

Jalan Tol Cipali Macet Dipadati Pemudik

Rekayasa lalu lintas one way diberlakukan pada KM 188 Gerbang Tol (GT) Palimanan Jalan Tol Cipali hingga KM 72 Cikampek sejak pukul 14.30 WIB atas diskresi Kepolisian. Penerapan one way ini berkaca data volume lalu lintas kendaraan yang kembali meningkat dari arah Timur menuju ke arah Jakarta, pantauan visual CCTV dan laporan petugas Kepolisian di lapangan, serta prediksi peningkatan lalu lintas yang masih akan berlanjut pada periode kedua arus balik Hari Raya Idul Fitri 1444 H. (Dok. Jasa Marga)

Jalan tol Cikopo-Palimanan atau Cipali dikabarkan mengalami kemacetan imbas lonjakan arus kendaraan saat mudik Lebaran 2026 ini. Tercatat, ada 5.300 endaraan per jam yang masuk ke Tol Cipali pada Kamis, 19 Maret 2026.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo menjelaskan hingga Kamis, 19 Maret 2026 siang, terpantau arus lalu lintas one way di ruas Tol Cikopo-Palimanan secara umum di KM 72-188 ramai lancar, dengan beberapa titik perlambatan di sekitar KM 130 dan 110.

Berdasarkan data periode pukul 00.00 hingga 14.00 WIB, tercatat sekitar 74 ribu kendaraan telah melintasi eks Gerbang Tol Cikopo ke arah Cirebon. Angka ini lebih rendah 3% bila dibandingkan periode yang sama di hari sebelumnya.

"Penyebab utama perlambatan pada pagi hari ini diidentifikasi akibat meningkatnya jumlah kendaraan yang berhenti di bahu jalan," kata Ardam dalam keterangannya, saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis (19/3/2026).

 

Urai Kepadatan

Menanggapi hal tersebut, petugas Astra Tol Cipali bersama pihak Kepolisian melakukan penanganan kendaraan kendalaan di lapangan sekaligus mengarahkan pengguna jalan agar tidak beristirahat di bahu jalan karena sangat berisiko bagi keselamatan perjalanan.

"Kami sangat menyarankan pengguna jalan untuk memanfaatkan gerbang tol terdekat sebagai alternatif tempat beristirahat jika kapasitas rest area terpantau penuh," kata dia.

"Kami menjamin bahwa beristirahat di luar area jalan tol tidak akan dikenai biaya tambahan, mengingat sistem transaksi tertutup di jaringan Tol Trans-Jawa menghitung tarif berdasarkan jarak tempuh perjalanan (akumulasi per kilometer)," tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya