Hansi Flick Ungkap Instruksi Krusial di Ruang Ganti yang Picu Comeback Barcelona vs Newcastle

Hansi Flick mengungkap perubahan taktik di ruang ganti yang membuat Barcelona bangkit dan menghancurkan Newcastle 7-2 di Liga Champions.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 19 Maret 2026, 10:33 WIB
Kartu merah itu menyebabkan Hansi Flick dipastikan tidak akan mendampingi Barcelona saat menghadapi Real Madrid dalam duel panas El Clasico pada lanjutan La Liga 2025/2026 akhir pekan depan. (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona memastikan tiket ke perempat final Liga Champions setelah menampilkan performa luar biasa saat menghadapi Newcastle. Tim asuhan Hansi Flick itu akhirnya menang telak 7-2 dan melaju dengan agregat 8-3.

Laga diwarnai tempo tinggi sejak awal dan berlangsung sangat terbuka. Kedua tim saling mencetak gol dalam babak pertama yang penuh gejolak sebelum Barcelona mengambil alih kendali setelah jeda.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, kemudian mengungkap bahwa perubahan taktik di ruang ganti saat turun minum menjadi titik balik penting yang mengubah arah pertandingan secara drastis.

 

Perubahan Taktik Flick di Ruang Ganti

Lamine Yamal dari Barcelona mencetak gol penalti, gol ketiga timnya selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara FC Barcelona dan Newcastle United FC di Barcelona, ​​Spanyol, Kamis (19-3-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Raphinha membuka keunggulan Barcelona pada menit keenam sebelum Anthony Elanga menyamakan skor pada menit ke-15.

Marc Bernal sempat membawa tuan rumah kembali unggul, tetapi Elanga kembali mencetak gol sehingga skor menjadi 2-2. Menjelang turun minum, penalti Lamine Yamal membuat Barcelona menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2.

Flick mengakui bahwa pendekatan timnya pada babak pertama tidak berjalan ideal. Ia kemudian memberi instruksi taktis yang mengubah permainan Barcelona setelah jeda.


Kata Hansi Flick

Malick Thiaw (kanan) mencoba menghalau bola dari kejaran Robert Lewandowski di laga Barcelona vs Newcastle, Kamis (19/3/2026) (AP Photo/Joan Monfort)

“Kami bermain terlalu langsung pada babak pertama. Mereka bagus dalam serangan balik dan kami tidak bermain dengan baik. Pada babak kedua kami bisa mengontrol pertandingan dengan lebih baik.”

“Babak pertama sangat sulit. Kami tahu mereka akan menekan. Kami mencetak dua gol, tetapi permainan kami naik turun. Kami unggul 3-2, dan saat turun minum saya mengatakan kepada para pemain bahwa kami terus mendorong ke depan.”

“Saya mengatakan kepada mereka bahwa kami harus menekan mereka, lalu mengontrol bola dan mencari ruang di belakang pertahanan mereka saat ada kesempatan. Dan itu berjalan dengan baik.”

 

 

Rekor Lewandowski dan Kebangkitan Barcelona

Dominasi Barcelona benar-benar terlihat setelah babak kedua dimulai. Fermin Lopez mencetak gol pada menit ke-51 sebelum Robert Lewandowski menambah dua gol cepat pada menit ke-56 dan 61.

Raphinha kemudian melengkapi penampilannya dengan gol kedua pada menit ke-72, memastikan kemenangan besar 7-2 bagi Barcelona.

Flick juga menyoroti peran penting Lewandowski dalam kemenangan tersebut. Striker asal Polandia itu bahkan mencatat rekor baru dengan mencetak gol melawan 41 lawan berbeda di Liga Champions, melampaui catatan Lionel Messi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya