Barcelona Lolos ke Perempat Final Usai Hajar Newcastle 7-2, Kapten Tim Ungkap Rahasia di Baliknya

Kapten Barcelona Raphinha tegaskan kemenangan 7-2 atas Newcastle di Liga Champions tidak didapat dengan mudah. Dukungan suporter dan fisik lawan jadi sorotan ut

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 19 Maret 2026, 10:29 WIB
Penyerang Polandia Barcelona bernomor punggung 09, Robert Lewandowski, merayakan gol kelima timnya selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara FC Barcelona dan Newcastle United di stadion Camp Nou di Barcelona, ​​pada 19 Maret 2026. (Josep LAGO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kapten Barcelona, Raphinha, menepis anggapan bahwa timnya meraih kemenangan mudah saat menjamu Newcastle United baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa para pemain Barcelona harus bekerja ekstra keras menghadapi tekanan dari The Magpies di Camp Nou.

Pernyataan tersebut disampaikan Raphinha setelah berakhirnya laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Pertemuan ini berlangsung di markas Barcelona setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama.

Pada pertandingan penentuan ini, Barcelona memang tampil sangat meyakinkan dengan skor akhir yang mencolok. Mereka sukses mengandaskan tim asuhan Eddie Howe dengan kedudukan 7-2 dan melaju ke babak perempat final.

Raphinha menilai skor akhir tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan situasi sulit yang terjadi di dalam lapangan. "Pertandingan tadi sangatlah rumit karena kami menghadapi tim yang sangat kuat secara fisik," ujar Raphinha kepada UEFA.


Bukan Lawan yang Mudah

Skuad Barcelona merayakan gol Robert Lewandowski ke gawang Newcastle, Kamis (19/3/2026) (AP Photo/Joan Monfort)

Menurut Raphinha, Newcastle sejak awal laga telah merepotkan barisan pertahanan Barcelona melalui permainan fisik yang agresif. Hal inilah yang menyebabkan raksasa Catalunya tersebut sempat tertahan imbang 2-2 pada babak pertama.

Raphinha memberikan pujian atas performa tim tamu yang dianggapnya tampil sangat luar biasa, terutama pada fase awal pertandingan. Kekuatan fisik para pemain Newcastle diakui menjadi tantangan berat bagi skuad Blaugrana.

"Saya mengetahui dengan baik gaya bermain mereka karena pengalaman saya bermain di Premier League," tambah Raphinha menjelaskan analisisnya. Berdasarkan pengalaman tersebut, ia merasa hasil imbang di St James Park pada leg pertama merupakan pencapaian yang sangat krusial.


Berkat Dukungan Culers

Gelandang Spanyol Barcelona bernomor punggung 16, Fermin Lopez, merayakan gol keempat timnya selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara FC Barcelona dan Newcastle United di stadion Camp Nou di Barcelona, ​​pada 19 Maret 2026. (Lluis GENE/AFP)

Selain faktor teknis di lapangan, Raphinha memberikan apresiasi tinggi kepada para pendukung setia Barcelona yang memadati Camp Nou. Kehadiran suporter yang memberikan dukungan tanpa henti sepanjang laga menjadi motivasi tambahan bagi tim.

Dukungan masif dari tribun penonton diakui memberikan suntikan energi besar bagi para pemain Barcelona untuk tampil lebih menekan. Hal ini terbukti dengan performa yang jauh lebih tajam pada paruh kedua pertandingan.

"Kami menunjukkan kekuatan kami saat bermain di depan para pendukung sendiri," tegas sang kapten. Ia merasa sangat puas dengan cara timnya merespons tantangan lawan dan tampil gemilang di babak kedua.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya