Liputan6.com, Jakarta - Polisi mematangkan kesiapan jalur arteri dan jalur alternatif di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi pengalihan arus mudik 2026 kendaraan saat skema one way nasional diberlakukan di jalur tol.
Waka Satgas Opsda Polda Jabar, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyatakan bahwa seluruh personel dan peralatan telah disiagakan di titik-titik krusial untuk menerima limpahan arus.
Advertisement
"Kami mengantisipasi arus dari Jawa Tengah menuju Jakarta yang tidak bisa melewati tol. Arus akan dialihkan ke arteri, dan kami sudah siapkan peralatan serta jalur alternatif di wilayah Polres Sukabumi Kota," ujar Brigjen Pol. Adi Vivid di Pos Terpadu Gedung Juang, Selasa malam (17/3/2026).
Ia menambahkan, pengumuman skema one way akan dilakukan oleh Korlantas Polri secara dinamis.
"Metodenya akan diumumkan satu jam sebelumnya. Dalam waktu satu jam tersebut, semua jalur dan personel sudah harus siap," tegasnya.
Kesiapan Personel dan Titik Rawan
Selain rekayasa lalu lintas, Brigjen Adi Vivid juga memastikan kondisi fisik anggota yang telah bertugas selama lima hari dalam Operasi Ketupat.
Ia menyebut sinergi lintas sektoral di Sukabumi, termasuk di Pos Parungkuda, sudah berjalan sangat baik.
"Kami menyapa anggota untuk memastikan mereka tetap semangat di hari kelima ini. Alhamdulillah, mereka sangat siap," tuturnya.
Untuk menekan angka kecelakaan, Polda Jabar juga menempatkan personel di titik-titik rawan (black spot).
Berdasarkan evaluasi tahun lalu, asesmen dilakukan terhadap fasilitas jalan di lokasi tersebut.
"Jika penyebabnya kurang penerangan, kami imbau pengadaan lampu jalan dan rambu peringatan tambahan untuk menjamin keselamatan pemudik," terang dia.