Liputan6.com, Serang - Penyebrangan di Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya (BBJ) mengalami peningkatan jelang puncak arus mudik Idulfitri 2026.
Berdasarkan data dari Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan dan Bandar Bakau Jaya (BBJ) hingga 14 Maret 2026 atau H-10 hingga H-7, total kendaraan yang menyeberang tercatat 49.026 unit, meningkat 5,7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 46.393 unit.
Advertisement
Sedangkan untuk penumpang mengalami penurunan, tercatat ada 199.011 orang.atau turun 1,9 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 202.791 orang.
Sedangkan arah sebaliknya, yakni dari Pulau Sumatera menuju Jawa, sejak H-10 hingga H-7, mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya. Tercatat ada 138.179 penumpang atau turun 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 146.426 orang. Sedangkan kendaraan yang menyebrang naik 1 persen, dari 31.330 menjadi 31.600 unit.
"Kami melihat pergerakan masyarakat mulai meningkat menjelang periode mudik. Untuk itu, ASDP telah memperkuat kesiapan layanan penyeberangan, baik dari sisi operasional armada, fasilitas pelabuhan, hingga sistem layanan," ujar Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, Minggu (15/3/2026).
Mengantisipasi lonjakan penumpang dan puncak arus mudik Idulfitri 2026, ASDP akan mengoperasikan 28-33 kapal di lintasan Merak - Bakauheni. Kemudian 9-12 kapal di lintasan Ciwandan - Wika Beton, selanjutnya dilintasan BBJ Bojonegara - BBJ Muara Pilu akan beroperasi 10-12 kapal setiap harinya.
Berdasarkan SKB 3 Menteri, Pelabuhan Merak diprioritaskan untuk kendaraan penumpang, Ciwandan untuk sepeda motor dan kendaraan barang, serta BBJ Bojonegara untuk kendaraan logistik guna.
"Selain penguatan armada, ASDP juga menerapkan delaying system di sejumlah titik buffer zone, serta pengaturan arus kendaraan melalui pengalihan jalur menuju pelabuhan," jelas Heru.
H-6 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Jadi Titik Terpadat Mudik Kereta di Jakarta
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api jarak jauh menjelang H-6 Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Pada Minggu (15/3/2026), sebanyak 52.008 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan terpadat dengan 19.745 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 16.528 penumpang dan Stasiun Bekasi 6.941 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan tren kenaikan penumpang mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir seiring mendekatnya Lebaran.
"Secara kumulatif pada periode 11–15 Maret 2026, tercatat 227.911 pelanggan telah berangkat menggunakan kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta," ujar Franoto dalam keterangan, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan, Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan paling padat dengan 86.854 pelanggan atau sekitar 40% dari total penumpang pada periode tersebut. Tingginya volume penumpang dipengaruhi banyaknya layanan kereta ekonomi PSO dan ekonomi komersial menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
"Tingginya volume pelanggan di Stasiun Pasar Senen tidak terlepas dari banyaknya layanan kereta api kelas ekonomi PSO maupun ekonomi komersial dengan tujuan berbagai kota di Pulau Jawa yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik," jelasnya.
Waspada Penipuan Mudik Lebaran, Kenali Modus, Ciri dan Tips Aman Perjalananmu
Momen mudik Lebaran selalu dinanti-nanti oleh banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Namun, di balik kebahagiaan tersebut, tersimpan potensi ancaman serius berupa modus penipuan yang semakin canggih dan beragam.
Para pelaku kejahatan memanfaatkan antusiasme serta kelengahan masyarakat untuk melancarkan aksinya, mulai dari penawaran tiket palsu hingga hoaks mudik gratis yang menguras data dan uang.
Penting bagi setiap calon pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan dan membekali diri dengan informasi yang akurat mengenai berbagai taktik penipuan.
Dengan memahami modus operandi para penipu, masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi diri dari kerugian finansial maupun kebocoran data pribadi. Artikel ini akan membahas secara komprehensif berbagai modus penipuan yang marak terjadi saat mudik, serta tips jitu untuk menghindarinya.
Kewaspadaan adalah kunci utama untuk memastikan perjalanan mudik berjalan aman dan nyaman tanpa terjebak dalam perangkap kejahatan. Jangan biarkan euforia mudik membuat Anda lengah terhadap potensi bahaya yang mengintai di dunia maya maupun di lingkungan sekitar. Mari kita kenali lebih dalam agar dapat waspada modus penipuan saat mudik.