Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga, Liverpool dan MU Langsung Siaga?

Real Madrid terbuka menjual Eduardo Camavinga seharga 50 juta euro pada bursa transfer musim panas 2026. Liverpool dan Manchester United kini mulai pasang mata.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 13 Maret 2026, 19:46 WIB
Pemain Getafe, Mario Martin (kiri), dan pemain Real Madrid, Eduardo Camavinga, berebut bola dalam pertandingan La Liga antara Getafe vs Real Madrid, 19 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar mengejutkan muncul dari bursa transfer terkait masa depan gelandang muda Real Madrid, Eduardo Camavinga. Pemain berkebangsaan Prancis tersebut dilaporkan tidak lagi masuk dalam daftar pemain yang dilarang dijual oleh manajemen klub.

Camavinga mendarat di Santiago Bernabeu dari Stade Rennais pada tahun 2021 dengan mahar sekitar 31 juta euro. Saat itu, kehadirannya dipandang sebagai investasi besar bagi masa depan lini tengah Los Blancos.

Namun, perjalanan kariernya di Spanyol rupanya tidak selalu berjalan sesuai dengan ekspektasi tinggi klub. Walaupun terkadang tampil memukau, ia dinilai sulit menjaga konsistensi untuk mengunci posisi di tim utama secara permanen.

Memasuki bursa transfer musim panas 2026, situasi pemain berusia muda ini berubah secara signifikan. Nama Camavinga kini mulai santer dikabarkan akan meninggalkan Madrid dalam waktu dekat.


Real Madrid Mulai Buka Pintu Penjualan

Eduardo Camavinga ditempel pemain Kairat, Olzhas Baybek (kanan) dan Yegor Sorokin dalam pertandingan Liga Champions antara Kairat Almaty vs Real Madrid di Stadion Ortalyk, Almaty, Kazakhstan, Selasa, 30 September 2025. (AP Photo/Alikhan Sariyev)   

Berdasarkan laporan RadioMarca, manajemen Real Madrid telah mengubah sikap mereka terhadap status Eduardo Camavinga. Sang pemain kini tidak lagi dianggap sebagai sosok yang tak tersentuh di dalam skuad.

Meski masih terikat kontrak panjang hingga tahun 2029, Madrid mulai bersedia membuka ruang negosiasi. Ini merupakan kali pertama pihak klub bersikap terbuka terhadap tawaran dari tim lain sejak kepindahan sang pemain.

Los Blancos dikabarkan mematok harga minimum sebesar 50 juta euro bagi siapa pun yang meminati jasa gelandang tersebut. Nilai tersebut dianggap sebagai angka realistis bagi klub untuk melepas aset mudanya itu.

Keputusan ini diambil seiring rencana besar Madrid untuk merombak sektor tengah mereka pada musim depan. Nama-nama tenar seperti Rodri dan pemain muda Kees Smit disebut menjadi target utama yang tengah diincar.

Selain masalah teknis, riwayat cedera yang cukup sering menghampiri juga menjadi pertimbangan bagi manajemen. Hal inilah yang menyebabkan Camavinga sering kali harus keluar masuk dari susunan pemain inti.


Liverpool dan Manchester United Incar Camavinga

Gelandang Real Madrid asal Uruguay Federico Valverde (kiri) merayakan gol bersama gelandang Real Madrid asal Prancis Eduardo Camavinga (tengah) dan gelandang Real Madrid asal Turki Arda Guler setelah mencetak gol pertama mereka selama pertandingan sepak bola liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Athletic Club Bilbao di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, pada 20 April 2025.OSCAR DEL POZO / AFP

Kabar mengenai ketersediaan Eduardo Camavinga di pasar transfer langsung memicu respons dari sejumlah klub elit. Beberapa tim besar Eropa dikabarkan sudah mulai memantau perkembangan situasi di Madrid dengan saksama.

Pada bursa transfer Januari lalu, Liverpool dilaporkan menjadi salah satu peminat paling serius untuk memboyong sang pemain. Selain tim asal Inggris tersebut, klub Arab Saudi Al-Ittihad juga sempat menunjukkan ketertarikannya.

Manchester United menjadi klub Premier League lainnya yang ikut memanaskan perburuan tanda tangan Camavinga. Setan Merah memproyeksikan dirinya sebagai pengganti ideal untuk memperkuat lini tengah setelah era Casemiro berakhir.

Pada musim ini, menit bermain Camavinga memang tercatat belum mencapai level yang ideal bagi pemain seusianya. Ia baru mencatatkan 31 penampilan dengan total 1.685 menit bermain di semua kompetisi yang diikuti Madrid.

Angka tersebut secara tidak langsung merefleksikan perannya yang masih terbatas di dalam skuad asuhan Carlo Ancelotti. Ketidakpastian posisi ini menjadi celah bagi klub lain untuk membujuknya pindah ke liga yang berbeda.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya