Lirik Lagu I Always Knew dari Shye, Terinspirasi dari Game Horor Silent Hill

Lewat lagu I Always Knew, Shye mengajak pendengar untuk menghadapi rasa tidak nyaman dalam sebuah hubungan, alih-alih mengabaikannya.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 23 Maret 2026, 11:00 WIB
Shye. (dok: Shye via Secret Signal)

Liputan6.com, Jakarta - Shye comeback ke jagat musik dengan karya terbarunya, “I Always Knew”. Lagu ini mengangkat tem yang familir, yakni tentang hubungan antara dua insan, dan rasa patah hati yang menyertainya. Namun uniknya, inspirasi di balik lagu ini adalah game horor kondang, Silent Hill.

Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com baru-baru ini, "I Always Knew" berkisah tentang kehancuran hati saat kita sadar bahwa kita dapat menyakiti orang yang kita cintai saat kita ingin mempertanyakan sesuatu. Lalu, pada akhirnya kita memilih untuk diam saja, dengan perasaan yang perlahan lumpuh. Jarak antara kedua orang pun terbentuk.

“Rasa patah hati yang dibicarakan di lagu ini sifatnya bukanlah sebuah momen yang tiba-tiba, namun sebuah proses perlahan yang bergerak menuju sebuah akhir,” ujar Shye dalam keterangan tertulisnya. 

Lagu "I Always Knew" dirilis Shye dengan sebuah tujuan tersendiri. 

“Aku harap lagu ini dapat mengajak para pendengarnya untuk duduk bersama perasaan tidak nyaman ini, daripada harus mengabaikannya. Niatnya bukan untuk menyalahkan siapa pun, namun untuk menyadari suatu siklus sebelum terulang lagi," tulisnya. 

Ia menambahkan, "Jika lagu ini membiarkan pendengarnya untuk menyimak bagian yang terdengar sunyi, maka lagu ini telah berhasil bagiku."


Lirik Lagu I Always Knew

Shye. (dok: Shye via Secret Signal)

I saw it coming

Like a crack in the wallI let it happen

Said nothing at all

 

Your eyes meet mine

So I look away

I see my reflection in them

An aftertaste

 

I always knew I’d hurt you

That feeling lingered in the dark

I always knew I’d lose you

And now I watch as you fall apart

 

I’ll keep on walking up to Silent Hill

You drowned in the fog

I buried you in

I see the light in your eyes fade

I see my reflection in them

 

An aftertaste

I always knew I’d hurt you

That feeling lingered in the dark

I always knew I’d lose you

And now I watch as you fall apart


Musikalitas dalam I Always Knew

“I Always Knew” mengantarkan pendengarnya ke dalam nuansa dream-pop dengan sedikit tekstur genre shoegaze. Sementara memasuki bagian chorus, muncul permainan gitar dan distorsi lembut. Beberapa aksen melodi yang repetitif menguatkan sensasi terperangkap dalam sebuah siklus yang berulang.

"Pendekatan yang Shye ambil di bagian klimaks lagu ini terdengar berbeda. Vokalnya bersatu padu dengan efek reverb dan delay, menyatu ke dalam tekstur untuk mencerminkan jarak dan pergulatan batin yang dirasakan," begitu keterangan tentang lagu ini.


Referensi Silent Hill dalam I Always Knew

Sementara pengaruh game Silent Hill dalam "I Always Knew" muncul lewat tiga hal. Yakni kabut yang sering hadir di video game ini, nuansa musik, dan looping repetition.

Disebutkan bahwa ketiga hal ini ia padukan menjadi lagu yang menghadirkan tentng ruang perasaan yang tidak pernah dituntaskan.

Ditambahkan, "Referensi Silent Hill menjadi metafora yang kuat untuk ruang mental yang penuh dengan sifat menghindar. Yang akhirnya harus dihadapi agar penyelesaian dapat ditemukan."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya