Liputan6.com, Jakarta - Menanam wortel sering kali tidak semudah yang dibayangkan. Karena itu, banyak orang mulai mencari cara menanam wortel pakai gulungan tisu toilet sebagai trik sederhana agar benih lebih mudah berkecambah dan bibit terlindungi sejak awal pertumbuhan.
Salah satu masalah yang paling sering terjadi adalah serangan ulat tanah yang dapat merusak batang muda tanaman. Selain itu, proses perkecambahan wortel juga cukup sensitif sehingga membutuhkan kondisi yang tepat agar bisa tumbuh dengan baik.
Advertisement
Namun ada trik sederhana yang bisa dicoba di rumah: memanfaatkan gulungan karton bekas tisu toilet. Cara ini tidak hanya membantu proses perkecambahan lebih aman, tetapi juga melindungi tanaman dari ulat tanah sekaligus menambah bahan organik ke dalam tanah. Berikut langkah-langkahnya yang dilansir Liputan6.com dari Hunker, Jumat (13/3/2026).
Manfaat Menanam Wortel Pakai Gulungan Tisu Toilet
Trik ini bekerja dengan sangat baik karena memungkinkan benih wortel mulai tumbuh di lingkungan yang lebih terlindungi sebelum dipindahkan ke tanah.
Saat dipindahkan ke kebun, bagian bibir karton yang masih berada di atas tanah berfungsi sebagai penghalang alami yang mencegah ulat tanah menyerang batang muda tanaman.
Selain itu, karton gulungan tisu terbuat dari bahan yang mudah terurai. Ketika berada di tanah, karton tersebut akan perlahan membusuk dan berubah menjadi kompos yang membantu meningkatkan kandungan karbon dalam tanah. Dengan begitu, tanaman wortel mendapatkan tambahan nutrisi alami selama proses pertumbuhan.
Cara Menanam Wortel Pakai Gulungan Tisu Toilet
1. Siapkan gulungan tisu bekas yang bersih
Kumpulkan beberapa gulungan karton bekas tisu toilet sesuai jumlah tanaman wortel yang ingin Anda tanam. Sebelum digunakan, pastikan gulungan tersebut sudah bersih dari sisa kertas tisu atau lem yang masih menempel. Karton murni akan lebih mudah terurai di dalam tanah dan tidak menghambat pertumbuhan akar wortel.
2. Isi gulungan dengan tanah gembur
Masukkan tanah ke dalam setiap gulungan karton hingga hampir penuh. Gunakan tanah yang gembur dan subur agar benih wortel dapat berkecambah dengan baik. Padatkan tanah secara ringan saja agar tetap ada ruang udara untuk pertumbuhan akar dan bibit.
3. Tanam benih wortel di bagian atas tanah
Buat lubang kecil sedalam sekitar 0,5–0,6 cm di bagian atas tanah menggunakan jari atau ujung pensil. Masukkan sekitar 3–4 benih wortel ke dalam lubang tersebut. Setelah itu, tutup kembali dengan lapisan tanah tipis agar benih tetap lembap dan mudah berkecambah.
4. Susun gulungan di nampan hingga berkecambah
Letakkan gulungan karton yang sudah berisi benih di atas nampan, baki, atau wadah datar agar mudah dipindahkan dan dirawat. Simpan di tempat yang mendapat cahaya matahari cukup dan jaga kelembapan tanah dengan menyiram secara ringan. Dalam beberapa waktu, benih akan mulai berkecambah dan mengeluarkan daun kecil.
5. Tanam gulungan ke tanah kebun
Ketika bibit sudah mulai tumbuh dan daun pertama muncul, gulungan karton siap dipindahkan ke kebun atau bedengan tanam. Sebelum ditanam, basahi terlebih dahulu bagian bawah karton agar proses penguraian di tanah lebih cepat. Kemudian tanam gulungan ke tanah yang sudah digemburkan.
6. Sisakan bibir karton dan rawat hingga panen
Saat menanam, jangan menutup seluruh gulungan karton dengan tanah. Sisakan bagian bibir karton di atas permukaan tanah agar berfungsi sebagai pelindung batang muda dari serangan ulat tanah. Setelah itu, timbun tanah di sekelilingnya dan lakukan penyiraman secara rutin. Dengan perawatan yang baik, tanaman wortel akan tumbuh sehat dan siap dipanen untuk kebutuhan dapur Anda.
FAQ
Mengapa gulungan tisu toilet bisa dipakai menanam wortel?
Karena karton mudah terurai di tanah dan dapat melindungi bibit dari ulat tanah.
Berapa banyak benih wortel yang ditanam dalam satu gulungan?
Umumnya sekitar 4 benih dalam satu lubang pada setiap gulungan.
Kapan bibit wortel dipindahkan ke tanah?
Saat daun pertama mulai muncul dari bibit yang disemai di gulungan karton.
Apakah gulungan karton harus ditanam seluruhnya?
Tidak. Sisakan bagian atas karton di atas tanah agar berfungsi sebagai penghalang ulat.