Liputan6.com, Jakarta - Arsenal terus melaju impresif dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Meski gaya permainan mereka kerap menuai kritik karena dinilai terlalu mengandalkan situasi bola mati, bek The Gunners, Piero Hincapie, menegaskan timnya tidak mempermasalahkan hal tersebut selama mampu membawa klub menuju gelar Liga Inggris.
Dalam beberapa musim terakhir, Arsenal memang dikenal sebagai salah satu tim paling berbahaya di kompetisi kasta tertinggi Inggris saat mendapatkan peluang dari set piece, seperti tendangan sudut maupun tendangan bebas.
Advertisement
Strategi itu terbukti efektif musim ini, dengan Arsenal memuncaki klasemen dan unggul tujuh poin dari rival utama mereka, Manchester City.
Namun, pendekatan yang lebih fisik dalam memaksimalkan bola mati membuat sebagian pihak meragukan kualitas permainan The Gunners. Kritik tersebut pun langsung ditanggapi oleh Hincapie, yang musim ini bergabung dengan Arsenal dengan status pinjaman dari Bayer Leverkusen.
Penegasan Hincapie
Menurut bek asal Ekuador itu, keberhasilan Arsenal dalam situasi bola mati bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari kerja keras dalam latihan.
“Kami sangat memperhatikan detail. Kekuatan kami dalam set piece bahkan sudah dibicarakan di seluruh Eropa. Itu hasil dari latihan setiap hari bersama pelatih khusus bola mati kami, Nicolas Jover,” ujar Hincapie.
Ia mengakui pendekatan tersebut mungkin terasa mengganggu bagi lawan, namun efektivitasnya membuat seluruh pemain semakin bersemangat memanfaatkan peluang dari bola mati.
“Memang mungkin terasa menjengkelkan bagi sebagian orang, tetapi hasilnya membuat kami semua semakin berambisi mencetak gol dari tendangan sudut atau tendangan bebas,” lanjutnya.
Lebih jauh, Hincapie menegaskan bahwa yang paling penting bagi dirinya adalah keberhasilan tim meraih kemenangan dengan cara yang sah.
“Bagi saya yang terpenting adalah kami sukses dan tidak melakukan sesuatu yang melanggar aturan. Dalam sepak bola, Anda tidak selalu bisa menang dengan cara yang indah,” tegasnya.
Kritik dari Arne Slot
Salah satu sosok yang cukup vokal mengkritik tren permainan yang terlalu menekankan bola mati adalah manajer Liverpool, Arne Slot. Menariknya, tim yang ia latih juga dikenal cukup efektif memanfaatkan situasi serupa.