Ditjenpas Beri Asa Warga Binaan Berkarya, Hasil Karyanya Laris di Bazar Ramadan

Ditjenpas menggelar bazar bertemakan “Bazar Pasar Murah Ramadan” pada Kamis (12/3/2026).

oleh Tim NewsDiterbitkan 12 Maret 2026, 22:51 WIB
Ditjenpas Mashudi

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menggelar bazar bertemakan “Bazar Pasar Murah Ramadan” pada Kamis (12/3/2026). Bazar ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62 sekaligus upaya menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah.

Bahkan, beragam produk hasil pembinaan Warga Binaan, mulai dari kerajinan tangan hingga produk olahan makanan, laris diborong pembeli.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menyebut kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan sekaligus memasarkan hasil pembinaan Warga Binaan agar makin dikenal dan memiliki nilai ekonomi.

“Bazar ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan hasil karya Warga Binaan yang tak kalah saing. Kita ingin menunjukkan melalui pembinaan di Pemasyarakatan, mereka mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai jual," ujar Mashudi.

Mashudi berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi semua pihak, khususnya di bulan Ramadan. "Selain membantu memenuhi kebutuhan dengan harga yang terjangkau, kegiatan ini juga diharapkan menggerakkan roda perekonomian," tambahnya.

Dukung Produk UMKM

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara, Adhayani Lubis mengatakan, selain produk hasil pembinaan Warga Binaan, bazar juga menghadirkan berbagai produk lain, seperti produk Usaha Mikro Kecil Menengah, produk pangan dari Bulog, aneka daging segar, dan hasil kerajinan Dharma Wanita Persatuan.

“Kami ingin menghadirkan suasana Ramadan yang lebih semarak di lingkungan Ditjenpas, sekaligus memperkenalkan berbagai produk hasil karya Warga Binaan,” terangnya.

Kehadiran bazar ini diharapkan memberikan manfaat bagi berbagai pihak, baik dengan menyediakan kebutuhan dengan harga terjangkau selama Ramadan maupun menjadi sarana memperkenalkan berbagai produk hasil karya Warga Binaan kepada masyarakat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya