10 Penjualan Termahal Juventus Sepanjang Masa, Transfer Pogba Jadi Bisnis Paling Menguntungkan

Juventus terkenal piawai di bursa transfer. Berikut 10 penjualan pemain termahal dalam sejarah klub asal Turin tersebut.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 12 Maret 2026, 21:52 WIB
Gelandang Juventus, Paul Pogba, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Genoa pada laga Serie A di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Italia, Minggu (20/9/2015). Musim lalu, Pogba, sukses mengantar Juve juara Serie A. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Jakarta - Juventus dikenal sebagai klub paling dominan dalam sejarah sepak bola Italia. Kesuksesan mereka tidak hanya dibangun dari prestasi di lapangan, tetapi juga strategi transfer yang cermat.

Klub berjuluk Bianconeri itu sering mendatangkan pemain besar dengan biaya mahal. Beberapa di antaranya termasuk Roberto Baggio dan Cristiano Ronaldo.

Namun Juventus juga terkenal pintar menjual pemain dengan harga tinggi. Banyak pemain dilepas dengan nilai transfer yang sangat besar.

Keputusan tersebut sering kali terbukti menguntungkan bagi klub. Beberapa penjualan bahkan menghasilkan keuntungan besar secara finansial.

Berikut ini 10 penjualan pemain terbesar dalam sejarah Juventus. Transfer tersebut menunjukkan kecerdikan klub Turin dalam mengelola pasar transfer.


10. Alvaro Morata - 30 juta euro ke Real Madrid (2016)

Alvaro Morata memutuskan untuk meninggalkan Chelsea menuju Atletico Madrid usai mengalami masa-masa sulit di Liga Inggris. Dua bulan kemudian, ia dipinjamkan ke Juventus. Morata tercatat mampu mencetak 20 gol dari 44 laga di musim pertamanya. (AFP/Miguel Medina)

Alvaro Morata menikmati periode produktif selama dua musim bersama Juventus. Ia bergabung dari Real Madrid pada 2014 dan tampil impresif di Turin.

Performa Morata membuat Real Madrid memutuskan untuk membawanya kembali pada 2016. Ia meninggalkan Juventus setelah mencetak 59 gol dan 39 assist dari 185 pertandingan.

Namun karier Morata di Madrid tidak berjalan sesuai harapan. Ia hanya menjadi pelapis Karim Benzema sebelum akhirnya dijual ke Chelsea seharga 66 juta euro.


9. Filippo Inzaghi - 36,2 juta euro ke AC Milan (2001)

7. Filippo Inzaghi - Sebelum meraih sukses bersama AC Milan, pemain yang mempunyai julukan Superpippo ini pernah berseragam Juventus. Saat itu ia menjadi duet maut bersama Del Piero di lini depan Nyonya Tua. (AFP/Oudenaarden)

Filippo Inzaghi tampil tajam selama membela Juventus. Ia mencetak 57 gol dalam 120 pertandingan Serie A bersama klub tersebut.

Keputusan menjualnya ke AC Milan pada 2001 dianggap cukup berisiko. Apalagi ia kemudian berkembang menjadi legenda di klub rival tersebut.

Inzaghi bahkan memenangkan Liga Champions bersama Milan pada 2007. Ia mencetak dua gol saat Rossoneri mengalahkan Liverpool di final.


8. Mattia Caldara - 37,7 juta euro ke AC Milan (2018)

Duel pemain Juventus, Mattia Caldara (kiri) dan pemain Bayern Munchen, Kwasi Wriedt pada laga International Champions Cup 2018 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, (25/7/2018). Juventus menang 2-0. (AP/Chris Szagola)

Juventus melakukan bisnis yang sangat menguntungkan ketika menjual Mattia Caldara. Bek Italia itu bahkan belum sempat tampil dalam pertandingan resmi bersama klub.

Meski begitu, AC Milan tetap membayar 37,7 juta euro untuk mendapatkan jasanya. Kesepakatan ini menjadi salah satu penjualan paling efisien dalam sejarah Juventus.

Karier Caldara di Milan tidak berjalan baik. Ia kemudian dipinjamkan ke beberapa klub seperti Atalanta, Venezia, dan Spezia tanpa memberikan dampak besar.


7. Arturo Vidal - 39,3 juta euro ke Bayern Munich (2015)

Arturo Vidal. Gelandang Cile berusia 34 tahun yang kini memasuki musim kedua bersama Inter Milan ini mampu menjadi top skor Juventus di Liga Italia yaitu musim 2012/2013. Ia mampu mencetak 10 gol di musim keduanya tersebut dari total 4 musim berseragam Juventus. (AFP/Marco Bertorello)

Arturo Vidal menjadi salah satu gelandang terbaik Juventus pada masanya. Ia tampil luar biasa selama membela klub Turin.

Lanjut Baca:

Namun Juventus memilih menjual Vidal ke Bayern Munich pada 2015. Keputusan tersebut diambil saat sang pemain masih berada di puncak performa. Langkah itu memaksimalkan nilai transfer yang bisa diperoleh klub. Vidal meninggalkan Juventus dengan 48 gol, 171 penampilan, dan enam trofi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya