Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa marga (Persero) Tbk siap untuk membuka Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Tol Japek II Selatan) sepanjang 52 km dari Sadang-Setu secara fungsional alias gratis pada arus balik Lebaran 2026.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono menyampaikan, Tol Japek II Selatan diproyeksikan bisa tuntas sepenuhnya pada pertengahan 2027. Namun untuk kepentingan Lebaran tahun ini, pihaknya siap membuka ruas tol baru ini secara fungsional atas diskresi Korlantas Polri.
Advertisement
Saat ini, Jalan Tol Japek II Selatan sudah terbangun satu jalur ke arah Bekasi dan Jakarta. Namun, dalam pengoperasian sementara nanti, Jasa Marga hanya membuka satu lajur untuk dilintasi.
"Melihat kebutuhan Lebaran tahun lalu atau mudik tahun lalu, maka kemudian kami coba siapkan, kami upayakan dan alternatif yang paling aman adalah fungsional menggunakan satu lajur. Karena satu lajur ini sangat aman," ujar Rivan di Simpang Susun (SS) Sadang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).
"Lalu, kalau memang kita ada harapannya, kenapa tidak dibuka dua lajur? Karena ramp-nya pun belum siap. kita harapkan walaupun ini satu arah ya, digunakan, tapi bisa dimanfaatkan," dia menjelaskan.
Secara kapasitas, Tol Japek II Selatan rute Sadang-Setu bisa menampung hingga 2.000 kendaraan golongan I per jam. Rivan mengatakan, ruas tol ini bakal dibuka fungsional mengikuti kepadatan yang terjadi di Km 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting.
"Artinya, dengan 2.000 kendaraan per jam itu signifikan, akan mengurai kepadatan yang rata-rata per jamnya adalah, contoh di Km 66 adalah sekitar 5.000 (kendaraan). Itu kan sudah mulai padat atau melebihi (kapasitas). Akhirnya harus dibuat contraflow. Jadi, bisa terurai di sini," tuturnya.
Siap Digunakan 15 Maret
Rivan melanjutkan, sebenarnya Tol Jakarta-Cikampek II Selatan sudah siap digunakan per 15 Maret 2026. Namun, sejatinya ruas tol ini bakal ditujukan untuk mengurai kepadatan arus balik dari arah Bandung.
"Ini akan siap di tanggal 15. Jadi, tanggal 15 ini akan sudah siap. Selanjutnya, penggunaannya kita akan mengikuti dari Korlantas," kata Rivan.
"Kalau diperkirakan, bisa jadi digunakan pada saat setelah Lebaran, tanggal 21 (Maret). Tetapi, bisa memungkinkan ketika Lebaran muncul kepadatan kembali dibutuhkan (untuk dibuka)," pungkas dia.
Jasa Marga Jamin Stok BBM bagi Pengguna Tol di Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan para pengguna tol milik perseroan tidak akan kesulitan mendapatkan pasokan BBM selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi lintas stakeholder terkait pengamanan stok BBM di masa Lebaran 2026, khususnya dengan PT Pertamina (Persero).
"Pada saat rapat lintas sektoral dengan seluruh kementerian, kepolisian, Pertamina menyatakan siap. Di sisi lain koordinasi dengan kami juga menyatakan siap. Siap itu artinya bahwa BBM cukup," tegas dia di Rest Area Km 88A Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).
Tidak hanya pada SPBU yang berlokasi di rest area, Rivan juga menjamin pasokan BBM bagi kendaraan yang belum mampu mencapai tempat peristirahatan. Dengan adanya petugas Pertamina yang mengantarkan bahan bakar menggunakan sepeda motor (motoris).
"Bahkan ada motoris untuk mendukung kalau ada kekurangan atau kehabisan bahan bakar. Maka dukungan motoris ini membantu masyarakat yang membutuhkan BBM," imbuh Rivan.
Kepastian senada juga sempat dilontarkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Ketua Umum Partai Golkar ini meminta masyarakat tidak panic buying bahan bakar minyak (BBM). Bahlil mengklaim stok BBM aman di tengah konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran.