Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Pelepasan Cadangan Minyak Dunia Jadi Penopang

Rupiah dibuka menguat ke Rp 16.884 per dolar AS. Sentimen datang dari rencana pelepasan cadangan minyak oleh negara anggota IEA.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 12 Maret 2026, 12:40 WIB
Pekerja menunjukan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Jakarta. Rupiah pada pembukaan perdagangan tercatat menguat 2 poin atau sekitar 0,01 persen menjadi Rp 16.884 per dolar AS. (Liputan6.com/Angga Yuniar )

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Kamis pagi. Penguatan tersebut terjadi di tengah sentimen global terkait rencana pelepasan cadangan minyak oleh negara-negara anggota Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA).

Berdasarkan data perdagangan di Jakarta, rupiah pada pembukaan perdagangan tercatat menguat 2 poin atau sekitar 0,01 persen menjadi Rp16.884 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di Rp16.886 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan pergerakan rupiah saat ini dipengaruhi oleh sejumlah sentimen eksternal, termasuk pernyataan IEA terkait pelepasan cadangan minyak global.

“Pernyataan tersebut hanya memberikan tekanan penurunan ringan pada harga minyak global selama sesi Asia,” kata Josua dikutip dari Antara, Kamis (12/3/2026). 

Amerika Serikat menyatakan akan melepas sekitar 172 juta barel minyak dari cadangan daruratnya mulai pekan depan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meredam lonjakan harga energi yang dipicu konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Pelepasan cadangan minyak oleh Amerika Serikat merupakan bagian dari aksi kolektif yang dilakukan negara-negara anggota IEA.

 

400 Juta Barel Bakal Dilepas

Teller tengah menghitung mata uang rupiah di penukaran uang di Jakarta, Junat (23/11). Nilai tukar dolar AS terpantau terus melemah terhadap rupiah hingga ke level Rp 14.504. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Secara total, sekitar 400 juta barel minyak akan dilepas oleh 32 negara anggota IEA, termasuk sejumlah negara Eropa, Jepang, dan Korea Selatan.

Langkah tersebut diumumkan pada Selasa (10/3) dan menjadi salah satu upaya global untuk menstabilkan harga energi yang melonjak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.

Cadangan minyak strategis milik Amerika Serikat diperkirakan akan dilepas secara bertahap selama sekitar 120 hari.

Aksi kolektif ini juga menjadi langkah pertama sejak 2022, ketika Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina yang sempat mengguncang pasar energi global.

Jika terealisasi sepenuhnya, pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan darurat berbagai negara tersebut akan menjadi salah satu operasi pelepasan cadangan energi terbesar yang pernah dilakukan.

Selain faktor energi global, pergerakan rupiah juga dipengaruhi oleh data inflasi Amerika Serikat.

 

Prediksi Gerak Rupiah Hari Ini

Bank Indonesia (BI) juga menjelaskan, pelemahan nilai tukar rupiah ini sejalan dengan pergerakan mata uang Asia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Josua Pardede menjelaskan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada Februari 2026 tercatat meningkat 0,3 persen secara bulanan (month-on-month/mom). Angka tersebut naik dari 0,2 persen pada bulan sebelumnya dan sejalan dengan ekspektasi pasar.

Secara tahunan, inflasi utama Amerika Serikat tercatat stabil di 2,4 persen year-on-year (yoy), sementara inflasi inti juga tidak berubah di 2,5 persen yoy.

“Meskipun demikian, investor tetap khawatir bahwa lonjakan harga minyak baru-baru ini dapat memicu inflasi pada Maret 2026, berpotensi mendorongnya di atas 3 persen dan menghambat rencana penurunan suku bunga The Fed,” kata Josua.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, ia memperkirakan pergerakan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek akan berada di kisaran Rp 16.825 hingga Rp 16.950 per dolar AS.

Pelaku pasar pun diperkirakan akan terus mencermati perkembangan harga energi global serta kebijakan moneter Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah pergerakan mata uang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya