Keputusan Igor Tudor Mainkan Antonin Kinsky Disebut 'Membunuh' Karier: Debut yang Bisa jadi Trauma

Debut Liga Champions Antonin Kinsky berakhir buruk saat Tottenham kalah 2-5 dari Atletico Madrid. Peter Schmeichel menilai keputusan Igor Tudor bisa merusak kar

oleh Asad ArifinDiterbitkan 11 Maret 2026, 17:45 WIB
Nasib sial dialami kiper Tottenham Hotspur, Antonin Kinsky saat timnya bertandang ke markas Atletico Madrid dalam laga leg 1 babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Metropolitano Stadium, Madrid, Spanyol, Rabu (10/03/2026) waktu setempat.

Liputan6.com, Jakarta - Tottenham mengalami malam buruk saat kalah 2-5 dari Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions, Rabu (11/3) dini hari WIB. Namun, sorotan terbesar justru tertuju pada satu keputusan Igor Tudor.

Pelatih Tottenham itu memberi kesempatan debut Liga Champions kepada kiper muda Antonin Kinsky. Pertandingan di Stadion Metropolitano seharusnya menjadi momen bersejarah bagi pemain berusia 22 tahun tersebut.

Sayangnya, debut itu berubah menjadi mimpi buruk. Tekanan besar dari Atletico membuat Kinsky melakukan dua blunder yang berujung tiga gol dalam waktu singkat.

Situasi semakin dramatis ketika Tudor menarik Kinsky pada menit ke-17. Momen tersebut memicu perdebatan besar tentang apakah keputusan itu justru merusak masa depan sang pemain.


Debut Liga Champions yang Berakhir Pahit

Kiper Tottenham Hotspur bernomor punggung 31, Antonin Kinsky, kebobolan gol pembuka yang dicetak oleh gelandang Atletico Madrid bernomor punggung 14, Marcos Llorente, asal Spanyol, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Club Atletico Madrid dan Tottenham Hotspur di Stadion Metropolitano di Madrid pada 11 Maret 2026. (Javier SORIANO / AFP)

Antonin Kinsky datang ke Tottenham dengan reputasi cukup menjanjikan. Ia didatangkan dari Slavia Prague dengan nilai transfer sekitar £12,5 juta sekitar 14 bulan lalu.

Namun, kesempatan tampil di Liga Champions justru menjadi ujian berat baginya. Atletico Madrid langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan.

Dalam 15 menit pertama, Atletico sudah mencetak tiga gol. Dua di antaranya lahir setelah kesalahan yang melibatkan Kinsky.

Tekanan yang terlalu besar membuat Tottenham kehilangan kontrol permainan sejak awal. Situasi itu memaksa Igor Tudor mengambil keputusan drastis dengan mengganti Kinsky pada menit ke-17.


Kritik Tajam dan Ancaman bagi Karier Kinsky

Antonin Kinsky digantikan Guglielmo Vicario saat Tottenham Hotspur sudah ketinggalan tiga gol. Laga tersebut berakhir dengan skor 5-2 untuk kemenangan tuan rumah Atletico Madrid.

Keputusan Tudor langsung memicu kritik dari berbagai pihak. Salah satu yang paling keras datang dari legenda kiper Manchester United dan Denmark, Peter Schmeichel.

"Saya benar-benar merasa kasihan padanya. Anda membuat kesalahan, Anda tahu, dia menempatkannya di gawang," kata Schmeichel kepada CBS Sports ketika ditanya tentang keputusan untuk mengganti Kinsky.

"Tapi ketika ini terjadi, ketika Anda melihat jam di sana, 14:55, apa yang dilakukan Igor Tudor? Ya, dia menggantinya. Itu akan berdampak pada sisa kariernya."

"Ini akan menjadi momen yang akan selalu diingat oleh semua orang di dunia sepak bola setiap kali mereka melihat dan mendengar namanya," tegas Schmeichel.


Pembelaan Igor Tudor

Pelatih kepala Tottenham, Igor Tudor, memberi isyarat selama pertandingan Liga Inggris antara Tottenham Hotspur dan Arsenal di London, Minggu, 22 Februari 2026. (AP Photo/Ian Walton)

Di sisi lain, Igor Tudor membela keputusan yang dibuatnya pada duel lawan Atletico. Ia menegaskan bahwa pergantian cepat tersebut dilakukan untuk melindungi pemain dan tim.

"Apa yang terjadi sangat jarang. Saya sudah melatih selama 15 tahun, saya belum pernah melakukan ini," buka Tudor.

"Ini perlu dilakukan untuk melindungi pemain tersebut, melindungi tim. Situasi yang luar biasa, tidak ada yang perlu dikomentari," kata mantan pelatih Juventus tersebut.

Sumber: Metro

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya