Cerita 4 Siswa SMK di Lampung Berhasil Tembus Keamanan NASA, Sampai Diberi Penghargaan oleh Gubernur

4 Siswa SMK 1 Liwa Lampung mencatat prestasi membanggakan di bidang keamanan siber.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 10 Maret 2026, 21:24 WIB
4 Siswa SMK 1 Liwa Lampung

Liputan6.com, Jakarta - Empat siswa SMKN 1 Liwa, Kabupaten Lampung Barat, mencatat prestasi membanggakan di bidang keamanan siber. Mereka berhasil menemukan celah keamanan pada situs milik badan antariksa Amerika Serikat, National Aeronautics and Space Administration (NASA).

Keempat siswa tersebut adalah Farel Sapero, Ridho Julianto, Riski Permana, dan Naura Ghifari Azhar. Mereka menemukan kerentanan sistem saat mengikuti program peretas etis atau bug bounty yang diselenggarakan NASA.

Dalam program tersebut, para peserta dari berbagai negara ditantang untuk menguji keamanan sistem secara legal dengan mencari potensi celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Naura Ghifari Azhar menjelaskan, proses penemuan celah keamanan itu diawali dengan menelusuri berbagai sumber informasi yang tersedia secara publik di situs NASA.

Mereka mempelajari sejumlah dokumen serta file digital yang tersedia di laman tersebut untuk menemukan potensi kerentanan sistem.

Dari hasil penelusuran tersebut, mereka kemudian menemukan keterkaitan dengan sejumlah akun media sosial yang terhubung dengan situs NASA.

“Kadang ada tautan media sosial yang sudah tidak aktif. Dari situ kami melakukan analisis hingga menemukan celah. Ketika tautan tersebut diakses, justru bisa mengarah ke akun yang kami kelola,” ujar Naura, Selasa (10/3).

Para siswa itu juga menjelaskan bahwa tantangan yang mereka ikuti merupakan bagian dari platform keamanan siber global yang bekerja sama dengan perusahaan bug bounty, Bugcrowd.

Melalui platform tersebut, para peneliti keamanan siber dari berbagai negara dapat menguji sistem yang disediakan secara legal untuk menemukan potensi kerentanan.

“Jadi tantangannya memang terbuka bagi peneliti keamanan siber dari berbagai negara untuk mencari celah pada sistem yang disediakan secara legal,” jelas Naura.

Diberi Penghargaan oleh Gubernur Lampung

Prestasi tersebut mendapat perhatian dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Ia mengundang sekaligus memberikan penghargaan kepada empat siswa SMKN 1 Liwa tersebut.

Menurut Mirzani, capaian itu menjadi kebanggaan bagi Provinsi Lampung karena menunjukkan potensi besar generasi muda daerah di bidang teknologi, khususnya keamanan siber.

Ia juga mengaku kagum dengan kemampuan analisis dan logika yang dimiliki para siswa tersebut.

“Ini menunjukkan bahwa untuk menjadi hebat di bidang teknologi tidak harus tinggal di kota besar. Ini soal logika, ketekunan, dan kemauan belajar,” ujar dia.

Mirzani juga menyatakan dukungannya terhadap rencana para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang keamanan siber, termasuk ke Politeknik Siber dan Sandi Negara.

Pemerintah Provinsi Lampung, kata dia, siap membantu memberikan dukungan berupa rekomendasi pendidikan agar para siswa dapat melanjutkan studi dan mengembangkan kemampuan di bidang keamanan siber.

“Kejar terus mimpinya. Nanti kalau sudah sukses, jangan lupa kembali dan membantu membangun Provinsi Lampung,” tandasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya