Hansi Flick Puji Pau Cubarsi, Disebut Setara Lamine Yamal di Lini Belakang Barcelona

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyamakan pengaruh Pau Cubarsi dengan rekan setimnya, Lamine Yamal, meski berada di posisi yang berbeda di lapangan.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 10 Maret 2026, 15:04 WIB
Pemain Barcelona, Pau Cubarsi mendapat pujian setinggi langit dari Hansi Flick. (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan pujian tinggi kepada bek muda Pau Cubarsi menjelang laga penting Liga Champions. Ia bahkan menyamakan pengaruh sang pemain dengan rekan setimnya, Lamine Yamal, meski berada di posisi yang berbeda di lapangan.

Menurut Flick, kualitas Cubarsi sebagai bek tengah muda sangat mengesankan dan membuatnya mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.

Barcelona akan menghadapi Newcastle United pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di St. James’ Park. Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Flick menegaskan timnya harus waspada terhadap kekuatan tuan rumah.

Pelatih asal Jerman itu menilai Newcastle sebagai tim yang sangat agresif dan cepat dalam menyerang.

“Newcastle bermain sangat baik. Mereka melakukan pressing satu lawan satu dan sangat cepat dalam menyerang. Kami harus bertahan dengan kebanggaan dan keberanian,” ujar Flick.

Ia juga mengingatkan bahwa kedua leg pertandingan akan sangat menentukan. Karena itu Barcelona harus tampil konsisten sepanjang laga.


Flick: Premier League Liga Terbaik di Dunia

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberi instruksi saat menghadapi Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Spanyol, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Flick juga menyinggung kekuatan klub-klub Inggris yang dinilai memiliki sumber daya besar.

Menurutnya, kompetisi seperti Premier League merupakan liga terbaik di dunia dengan daya finansial yang kuat.

Meski begitu, ia percaya Barcelona memiliki kekuatan untuk bersaing.

“Kami harus bermain sesuai filosofi kami dan menunjukkannya kepada dunia,” kata mantan pelatih Bayern Munich tersebut.


Evaluasi Kekalahan dari Atletico Madrid

Kartu merah itu menyebabkan Hansi Flick dipastikan tidak akan mendampingi Barcelona saat menghadapi Real Madrid dalam duel panas El Clasico pada lanjutan La Liga 2025/2026 akhir pekan depan. (AP Photo/Joan Monfort)

Barcelona sempat mendapat kritik tajam setelah kalah telak 0-4 dari Atletico Madrid. Flick mengakui kekalahan tersebut terjadi karena timnya tidak bertahan sebagai satu kesatuan.

Menurutnya, beberapa pemain tidak menjalankan tugas bertahan dengan baik pada pertandingan tersebut.

“Kami sudah menganalisis pertandingan itu dengan sangat jujur. Kami tidak bertahan sebagai tim seperti yang kami inginkan,” jelasnya.

Namun ia menilai situasi berbeda saat Barcelona bermain di kandang, di mana seluruh pemain mampu menjaga jarak antar lini dan melakukan pressing dengan lebih baik.


Cubarsi Dapat Pujian Khusus

Pemain Barcelona Pau Cubarsi (kanan) berebut bola dengan pemain Elche German Valera pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Sabtu, 31 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Dalam kesempatan yang sama, Flick memberikan sorotan khusus kepada Cubarsi yang tampil impresif dalam beberapa pertandingan terakhir.

Ia menilai bek berusia 19 tahun itu memiliki kualitas luar biasa dan mampu bermain di level tertinggi.

“Cubarsi, Lamine, Fermin, Bernal… kualitas mereka luar biasa. Penampilan mereka di Bilbao sangat mengesankan,” kata Flick.

Menurutnya, Cubarsi memiliki peran penting di lini belakang Barcelona, bahkan pengaruhnya bisa disandingkan dengan Yamal yang bersinar di sektor penyerangan.

“Dia mungkin berada di level yang sama dengan Lamine, tetapi di lini pertahanan. Usianya baru 19 tahun dan dia bisa bermain di level tertinggi yang bisa dibayangkan,” tambah Flick.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya