Mudik Gratis DKI Diserbu Warga, 30.774 Pemudik Siap Berangkat Mulai 17 Maret 2026

Kuota mudik gratis yang disediakan Pemprov DKI Jakarta bertambah dari 26.000 menjadi 30.774 pemudik.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 10 Maret 2026, 14:01 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/3/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Kuota mudik gratis yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diserbu warga yang ingin menghabiskan Lebaran di kampung halaman. Peserta program mudik gratis tahun ini bertambah dari 26.000 menjadi 30.774 pemudik.

"Jumlah pemudiknya mengalami kenaikan yang awalnya hanya kita perkirakan 26.000, tetapi karena antusiasme yang tinggi, sekarang yang sudah terverifikasi dan kita sepakati, kita setujui, jumlahnya menjadi 30.774 pemudik," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dia mengatakan jumlah peserta mudik meningkat setelah proses verifikasi pendaftar selesai dilakukan. Pemberangkatan dijadwalkan dimulai pada 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

"Dinas Perhubungan telah mempersiapkan mudik yang difasilitasi oleh Pemerintah DKI Jakarta akan dimulai diadakan pada tanggal 17 Maret di Monas," kata Pramono.

Seiring bertambahnya jumlah peserta mudik gratis, Pemprov DKI juga menambah armada bus untuk program tersebut. Jumlah bus meningkat dari 667 unit menjadi 709 unit.

"Ada penambahan bus, sekarang menjadi 709 bus dari 667 yang sebelumnya. Jadi sekarang 709 bus yang dipersiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta," terang Pramono.

 

Peserta Sudah Lewati Verifikasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi meluncurkan logo resmi untuk peringatan 5 abad Jakarta yang puncaknya akan berlangsung pada 22 Juni 2027. (Liputan6/Winda Nelfira)

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan seluruh peserta yang akan diberangkatkan telah melalui proses verifikasi. Ia memastikan tidak akan ada lagi penambahan peserta karena kuota telah terpenuhi.

"Untuk mudik, sebagaimana disampaikan Pak Gubernur, bahwa dari 26.282 pendaftar, itu meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi. Sehingga ada kekurangan bus," ucap Syafrin.

Menurut Syafrin, hanya peserta yang sudah terverifikasi yang akan diberangkatkan dalam program mudik gratis tersebut.

"Oleh sebab itu, yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi," tandas Syafrin.

 

Pemprov DKI Luncurkan Program Mudik ke Jakarta, MRT hingga TransJakarta Gratis saat Lebaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/3/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengajak masyarakat untuk menghabiskan libur Lebaran di ibu kota melalui program bertajuk Mudik ke Jakarta. Program ini menghadirkan berbagai promosi, mulai dari tiket wisata hingga hotel di Jakarta.

"Tema utamanya adalah 'Mudik ke Jakarta'. Kenapa 'Mudik ke Jakarta'? Daripada macet-macetan, susah. Kemudian sekarang kan sudah eranya video call. Sama saudara bisa kapan saja ketemu," kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat 27 Februari 2026.

Program Mudik ke Jakarta dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta, Asosiasi Travel Agen Indonesia (Astindo) DKI Jakarta, serta Jakarta Experience Board.

Program tersebut akan berlangsung mulai 27 Februari hingga 31 Maret 2026.

Selain promosi wisata dan hotel, Pemprov DKI Jakarta juga akan menggratiskan layanan transportasi umum selama Lebaran. Transportasi yang digratiskan meliputi LRT Jakarta, MRT Jakarta, dan Transjakarta.

Jakarta juga menghadirkan program Jakarta Festive Wonder yang diikuti oleh 101 pusat perbelanjaan di ibu kota. Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati potongan harga hingga 70 persen.

Infografis Mudik Gratis Lebaran 2026 DKI Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya