Legenda Manchester United Klarifikasi Komentar Buruknya pada Setan Merah

Kekalahan dari Newcastle, sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkannya sebagai pelatih sementara Manchester United

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 10 Maret 2026, 14:00 WIB
Setan Merah takluk dari tuan rumah meski unggul jumlah pemain. Newcastle harus kehilangan satu pemain mereka, Jacob Ramsey pada menit ke-45+1 setelah terkena akumulasi dua kartu kuning dari wasit. (AFP/Andy Buchanan)

Liputan6.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Paul Scholes, mengaku sudah menyampaikan klarifikasi kepada Michael Carrick setelah dikritik keras atas unggahan media sosialnya. Scholes menyatakan bahwa Setan Merah tampil buruk dalam 4 pertandingan terakhir.

Sebelumnya, Scholes menilai pencapaian Carrick yang telah mencatat enam kemenangan dan satu hasil imbang sebagai manajer sementara. Carrick membawa United ke posisi ketiga di Liga Premier, sebelum kekalahan 1-2 dari Newcastle, sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkannya sebagai pelatih sementara Setan Merah.

Tapi, Scholes lebih fokus pada hal-hal negatif Manchester United, dan menggunakan Instagram untuk menyerang mantan klubnya dan Carrick. Disertai emoji ciuman, ia menulis: ‘Michael jelas memiliki sesuatu yang istimewa… karena MU tampil buruk dalam 4 pertandingan terakhir… selamat malam’

Unggahan Scholes itu telah dikritik habis-habisan, termasuk dari mantan rekan setimnya Patrice Evra yang berharap akun temannya itu diretas. Namun, Scholes bersikeras bahwa komentar tersebut tidak dimaksudkan sebagai sindiran terhadap Carrick.

Dia mengaku telah membuat klarifikasi kepada pelatih sementara tersebut di tengah kecaman. “Sama sekali tidak ada niat untuk menyinggung Michael. Michael adalah salah satu orang terbaik di dunia sepak bola, dia adalah orang terakhir yang ingin saya singgung," katanya di podcast The Good, The Bad and The Football.


Salah Menafsirkan Komentarnya

Pemain Manchester United, Harry Maguire (kiri), dan pemain Newcastle United, Harvey Barnes, beraksi dalam laga Liga Inggris di St James' Park, Inggris, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB. (Owen Humphreys/PA via AP)

“Saya tetap mengirim pesan kepada Michael. Saya langsung menghubunginya dan berkata ‘Dengar, saya tidak bermaksud membuatmu kesal’. Saya rasa saya tidak perlu mengatakan itu, dan dia sendiri mengatakan bahwa dia tidak tersinggung karenanya.”

“Saya rasa orang-orang salah menafsirkan maksud saya,” tambah Scholes. “Satu-satunya yang saya katakan adalah saya rasa mereka tidak bermain sebaik itu dalam empat pertandingan terakhir dan dia masih berhasil mendapatkan hasil.

“Kami memiliki manajer terbaik di dunia dan dia selalu mengatakan terkadang Anda membutuhkan sedikit keberuntungan. Jadi dengan kartu merah dan berbagai hal yang terjadi selama pertandingan, terkadang Anda memang membutuhkan sedikit keberuntungan, hanya itu yang saya katakan.”


Tidak Memberi Dukungan pada Carrick

Hasil ini membuat skuad asuhan Michael Carrick tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 51 poin. Selain itu, tren positif tak pernah kalah dalam 11 laga terakhir di Liga Inggris terputus. (AP Photo/PA/Owen Humphreys)

Sebelumnya, Patrice Evra mengaku kecewa dengan pernyataan yang dibuat oleh Paul Scholes. Ia menilai komentar tersebut tidak memberikan dukungan kepada Carrick.

Menurut Evra, Carrick merupakan sosok yang sedang bekerja keras membantu tim. Karena itu ia merasa kritik tersebut tidak diperlukan.


Menambah Tekanan pada Manchester United

Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, di tengah, menyapa Patrick Dorgu dari Manchester United setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Manchester, Inggris, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Evra menegaskan Carrick layak mendapatkan dukungan dari mantan pemain Manchester United. Ia menilai pelatih tersebut sudah menunjukkan kinerja yang baik sejauh ini.

Ia juga menyoroti adanya komentar negatif dari beberapa mantan pemain lain. Menurutnya hal tersebut justru dapat menambah tekanan bagi tim.

"Saya benar benar tidak mengerti kurangnya dukungan kepada Michael Carrick," ujar Evra.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya