Prabowo: Masih Banyak Pejabat dan Birokrat yang Mengecewakan

Presiden Prabowo menyatakan masih banyak pejabat dan birokrat yang kinerjanya mengecewakan.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 09 Maret 2026, 18:54 WIB
Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia, pelaku usaha, hingga tokoh-tokoh dunia tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia melawan berbagai praktik ilegal. Tampak dalam foto, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato khusus (special address) pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis 22 Januari 2026. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut masih banyak pejabat atau birokrat yang kinerjanya mengecewakan. Hal ini menjadi salah satu penyebab Indonesia banyak menghadapi kesulitan dan kendala.

"Kita menyadari bahwa bangsa ini masih menghadapi banyak kendala, banyak kesulitan, banyak kekurangan. Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat, para birokrat, para petugas," kata Prabowo saat meresmikan 218 jembatan secara virtual sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (9/3/2026).

Prabowo mengakui adanya pejabat dan birokrat yang bekerja luar biasa untuk Indonesia. Namun, dia tak memungkiri masih banyak pula pejabat yang mengecewakan dari segi tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

"Di satu pihak banyak petugas yang bekerja dengan luar biasa, di lain pihak masih ada di unsur-unsur pimpinan tertentu yang mengecewakan dari segi tanggung jawab kepada bangsa dan negara," jelasnya.

"Ini harus kita akui. Janganlah kita selalu bicara yang baik-baik, yang manis-manis," sambung Prabowo.

 

Ada Dampak Perang Timur Tengah

Presiden Prabowo Subianto Rapat Bersama Menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang (Istimewa)

Dia menegaskan hal tersebut harus disampaikan, sebab dunia saat ini sedang dalam kondisi yang berbahaya akibat perang yang meletus di berbagai kawasan, khususnya Timur Tengah.

Kendati secara geografis berjauhan, Prabowo tak menutup kemungkinan dampak perang di Timur Tengah akan ikut dirasakan Indonesia.

"Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain," tutur Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya