Isi Ramadan, 3 Pemain Satria Muda Kunjungi Masjid Lautze 2

Tiga pemain Satria Muda mengisi Ramadan 2026 dengan berkunjung ke Masjid Lautze 2 di Bandung.

oleh ThomasDiterbitkan 10 Maret 2026, 00:00 WIB
Isi Ramadan, 3 Pemain Satria Muda Kunjungi Masjid Lautze 2

Liputan6.com, Jakarta - Satria Muda Pertamina Bandung memberi kesempatan kepada tiga pemainnya yang beragama Islam untuk menikmati bulan Ramadan dengan menghabiskan waktu di Masjid Lautze 2. Pandu Wiguna, Julian Chalias dan Yudha Saputera bisa berkunjung ke Masjid Lautze 2 karena SM libur sejenak dari kerasnya persaingan di IBL 2026.

Rumah ibadah yang terletak di jantung kota Bandung ini terkenal karena arsitekturnya yang unik dan narasi yang menarik. Ketiga pemain SM itu datang ke Masjid Lautze 2 pada Minggu 8 Maret 2026 pukul 15.45 WIB. Kedatangan tim Satria Muda disambut salah satu pengurus masjid, Pak Rizal.

“Wah tinggi banget ya, coba tolong fotoin saja sama mereka berdua saya pengen tahu saya semana, kecil banget kali ya haha,” katanya kala pertama kali jumpa Julian dan Pandu.

Usai berfoto Rizal mengajak para pemain SM untuk masuk. Yudha dan kawan-kawan juga diajak berbagi cerita ditengah para jamaah masjid sore itu.

“Masjid ini berdiri sejak tahun 1997. Penggagasnya Abdul Karim Oey, itu kenapa masjid ini banyak ornamen Tionghoanya. Dulu masjid ini hanya buka untuk solat zuhur dan asar saja tapi sekarang tidak lagi kami sudah terbuka untuk solat 5 waktu,” ungkap Pak Rizal.

Sejarah Masjid Lautze 2

Isi Ramadan, 3 Pemain Satria Muda Kunjungi Masjid Lautze 2

Pak Rizal juga mengatakan bahwa berdirinya masjid ini bukan semata hanya untuk memperlihatkan sisi unik bangunannya saja. Tapi lebih dari itu karena disini terbuka bagi siapapun yang ingin mengenal agama Islam.

“Jadi kami memang punya komitmen untuk membimbing semua kalangan yang mau mendalami Islam. Tercatat hingga kini sudah sekitar 360 orang yang menjadi mualaf di masjid ini,” tambahnya.

Antusiasme Pemain Satria Muda

Acara berlangsung santai, berbagai pertanyaan dari jamaah juga dijawab dengan antusias oleh pemain Satria Muda. Tanpa terasa waktu sudah hampir jam buka puasa, Yudha dan kawan-kawan pamit sambil mengucapakan banyak terima kasih karena sudah diterima dengan ramah.

“Seru min, jujur udah lama saya tinggal di Bandung tapi baru tahu kalo ada masjid dengan cerita dan filosofi semenarik ini. Mayan ngabuburit sambil nambah wawasan dan pertemanan,” kata Pandu.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya