AC Milan Menang Derby, Allegri Tegaskan Inter Masih Favorit Scudetto

AC Milan menang derby atas Inter. Massimiliano Allegri menjelaskan strategi gol Pervis Estupinan dan menilai Inter tetap favorit Scudetto.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 09 Maret 2026, 10:37 WIB
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri (kanan) menyentuh kepala pemain Inter Milan Alessandro Bastoni saat laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Inter Milan di Milan, Italia, Minggu, 8 Maret 2026. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan meraih kemenangan penting dalam Derby della Madonnina setelah menaklukkan Inter Milan di San Siro. Pelatih Massimiliano Allegri mengungkapkan bahwa gol penentu laga memang dirancang untuk memanfaatkan kelemahan pertahanan rival sekota.

AC Milan tampil disiplin sepanjang pertandingan dan berhasil menjaga peluang dalam persaingan papan atas Liga Italia. Namun, Allegri tetap menilai Inter masih menjadi kandidat terkuat untuk meraih gelar Scudetto musim ini.

Hasil ini membuat AC Milan terus menjaga posisi di zona atas klasemen. Kemenangan tersebut juga menjaga jarak dengan para pesaing yang mengincar tiket Liga Champions musim depan.


Strategi Gol Estupinan yang Sudah Direncanakan

Menit ke-35, melalui skema serangan cepat, Pervis Estupinan sukses mencetak gol dan membawa Rossoneri memimpin. Tampak dalam foto, pemain AC Milan, Pervis Estupinan merayakan golnya pada pertandingan pekan ke-28 Serie A Italia 2025/2026 melawan Inter Milan, di Stadion San Siro, Minggu 8 Maret 2026 waktu setempat atau Senin (9/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Gol kemenangan AC Milan lahir melalui aksi Pervis Estupinan yang memanfaatkan umpan terobosan Youssouf Fofana. Bek asal Ekuador itu menaklukkan Yann Sommer lewat penyelesaian di tiang dekat.

Allegri menjelaskan bahwa situasi tersebut memang telah dilatih sebelumnya. Tim pelatih AC Milan melihat celah dalam cara bertahan Inter di sisi tersebut.

“Luis Henrique adalah pemain yang sangat bagus, tetapi kami sudah mempersiapkan situasi itu dalam latihan,” kata Allegri.

Ia juga mengingat momen sebelumnya ketika Estupinan hampir memanfaatkan umpan silang. Menurut Allegri, pergerakan itu menunjukkan rencana permainan AC Milan berjalan sesuai skenario.

“Sebelum gol, ada umpan silang Rabiot yang bisa disambut Estupinan jika dia membacanya sedikit lebih cepat,” ujar Allegri.


Allegri: Inter Masih Favorit Juara

Usai jeda, Inter Milan bermain lebih ketat dan segera mengurung pertahanan AC Milan. Tampak dalam foto, pemain AC Milan, Fikayo Tomori (kiri), menghalau bola di depan Francesco Pio Esposito dari Inter Milan dan Koni De Winter dari AC Milan saat pertandingan pekan ke-28 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion San Siro, Minggu 8 Maret 2026 waktu setempat atau Senin (9/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Antonio Calanni)

Meski menang di derby, Allegri tetap realistis melihat situasi klasemen Liga Italia. Ia menilai keunggulan tujuh poin Inter masih menjadi keuntungan besar dalam perburuan gelar.

“Namun, Inter memiliki keunggulan tujuh poin di puncak klasemen. Itu keuntungan besar, mereka tetap tim terkuat dan favorit jelas,” kata Allegri.

Pelatih AC Milan itu menilai timnya masih bisa tampil lebih tajam di sepertiga akhir lapangan. Beberapa peluang dinilai seharusnya dapat dimaksimalkan dengan lebih baik.

Namun kemenangan ini tetap penting bagi moral tim. AC Milan juga berhasil menjaga jarak dari pesaing seperti Juventus, Como, dan AS Roma di papan klasemen.


Fokus AC Milan Tetap ke Liga Champions

Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri berbicara dengan Alexis Saelemaekers saat laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Inter Milan di Milan, Italia, Minggu, 8 Maret 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Allegri menegaskan target utama AC Milan musim ini tetap memastikan tiket Liga Champions. Ia menilai perjalanan musim memasuki fase penentuan dengan sepuluh laga tersisa.

“Kami bekerja selama tujuh bulan untuk memastikan mencapai Maret dalam kondisi terbaik, karena di sinilah pertandingan terpenting musim dimainkan dan semuanya ditentukan,” kata Allegri.

AC Milan menghabiskan banyak energi pada babak pertama saat menekan Inter dengan intensitas tinggi. Setelah jeda, pertandingan berubah karena Inter meningkatkan tempo permainan.

Allegri menilai timnya mampu mengendalikan situasi berbahaya. Ia menilai Inter tidak memiliki banyak peluang bersih sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini membuat AC Milan mengoleksi 60 poin di klasemen sementara. Namun, Allegri mengingatkan timnya untuk tetap rendah hati karena musim belum selesai.

Sumber: Football Italia


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya