Liputan6.com, Jakarta - TVS Motor Company mencatatkan pencapaian yang cukup besar, di industri sepeda motor dunia. Jenama asal India ini, berhasil menyalip Yamaha Motor Company untuk merebut posisi ketiga sebagai produsen sepeda motor terbesar ketiga di dunia, berdasarkan volume penjualan.
Disitat dari AutocarIndia, berdasarkan laporan tersebut, TVS mencatat penjualan global sekitar 5,46 juta unit roda dua sepanjang 2025. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Yamaha, yang hanya mencatatkan penjualan sekitar 5 juta unit pada periode yang sama.
Advertisement
Dengan capaian tersebut, TVS kini berada di peringkat ketiga dalam industri sepeda motor global, berada di bawah Honda Motor Co. yang masih memimpin pasar dunia, serta Hero MotoCorp yang menempati posisi kedua.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi industri otomotif Tanah Hindustan. TVS yang bermarkas di Chennai, dikenal memiliki jaringan distribusi luas dan mengekspor produknya ke puluhan negara di berbagai kawasan dunia.
Kenaikan posisi TVS juga tidak lepas dari peningkatan penjualan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Secara global, volume penjualan perusahaan tumbuh sekitar 20,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan ekspansi yang agresif di berbagai pasar.
Selain memperkuat penjualan di pasar domestik India, TVS juga terus memperluas kehadiran di pasar internasional.
Strategi tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu perusahaan meningkatkan volume produksi sekaligus memperbesar pangsa pasar globalnya.
Perubahan posisi ini sekaligus menggambarkan dinamika baru dalam industri roda dua dunia. Selama bertahun-tahun, Yamaha berada di posisi ketiga di belakang Honda dan Hero, namun kini posisinya harus digeser oleh TVS yang terus mencatat pertumbuhan penjualan.
Produksi TVS Indonesia Tembus 1 Juta Unit, Siap Perkuat Pasar Ekspor
TVS Motor Company Indonesia (TMCI) berhasil mencatatkan pencapaian penting untuk pasar Tanah Air, dengan produksi yang telah tembus 1 juta unit. Tonggak sejarah ini, sekaligus menegaskan konsistensi perusahaan asal India tersebut di pasar nasional, yang telah hadir selama 19 tahun.
Selain itu, produksi 1 juta unit TVS di Indonesia ini, juga memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia mobilitas untuk pasar domestik, dan juga ekpsor.
Seremoni perayaan produksi 1 juta unit ini sendiri, digelar di Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/2/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Setia Diarta selaku Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Mahardi Tunggul Wicaksono, Malvika Priyadarshini dari Kedutaan Besar India, Rajesh Ramani, Direktur PT TVS Motor Company Indonesia, serta perwakilan AISI dan pemerintah daerah.
"Di tempat ini, pada 2005, fasilitas manufaktur terintegrasi kami diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono. Pada Juli 2007, kami memulai produksi komersial dengan tujuan utama menjadikan fasilitas ini sebagai basis manufaktur dan pusat ekspor progresif untuk kawasan ASEAN serta negara-negara lain di luar India," ujar Rajesh Ramani, dalam keterangan resmi yang diterima Liputan6.com, Kamis (19/2/2026).
Pada awal berdiri, lanjut Rajesh, pihaknya menginvestasikan sekitar US$ 50 juta. Selama 18 tahun terakhir, pihaknya terus berinvestasi setiap tahun untuk berbagai proyek, sehingga total investasi saat ini telah mencapai US$ 250 juta.
"Kami hadir di sini untuk jangka panjang, dengan komitmen menghadirkan produk-produk unggul dan berkualitas yang dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia," tegas Rajesh.