Legenda AC Milan: Kemenangan atas Inter Bisa Hidupkan Harapan Scudetto

Andriy Shevchenko percaya AC Milan masih memiliki peluang untuk kembali meramaikan perburuan gelar Liga Italia musim ini.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 08 Maret 2026, 23:43 WIB
Rafael Leao dari AC Milan berduel dengan Manuel Akanji dari Inter Milan dalam laga Serie A di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - Legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, percaya mantan klubnya masih memiliki peluang untuk kembali meramaikan perburuan gelar Liga Italia musim ini.

Syaratnya, Rossoneri harus mampu mengalahkan rival sekota mereka, Inter Milan, dalam laga panas Derby della Madonnina yang digelar pada Senin (9/3/2026) dini hari WIB.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Shevchenko menilai selisih 10 poin di klasemen bukanlah jarak yang mustahil untuk dikejar. Menurutnya, kemenangan dalam derby bisa menjadi titik balik bagi AC Milan.

“Selisih 10 poin di klasemen tidak terlalu berarti. Jika Milan menang, persaingan gelar akan kembali terbuka. Derby seperti ini bisa mengubah segalanya, apalagi di fase penting musim,” ujar mantan penyerang asal Ukraina tersebut.


Allegri Dinilai Berhasil Mengubah Milan

Massimiliano Allegri memberikan instruksi pada skuad AC Milan di laga lawan Napoli di semifinal Supercoppa Italiana di Stadion Universitas King Saud, Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/12/2025). (AP Photo/Altaf Qadri)

Shevchenko juga memberikan pujian kepada pelatih Milan saat ini, Massimiliano Allegri. Menurutnya, pelatih berpengalaman itu berhasil membawa perubahan besar dalam performa tim.

“Max adalah jaminan. Dia telah mentransformasi Milan,” kata Shevchenko.

“Ia membuat tim ini kembali kompetitif dan membantu para pemain berkembang menjadi lebih kuat. Dengan pengalaman serta karakter kepelatihannya, dia mampu membentuk sebuah tim yang solid.”


Shevchenko Bela Pulisic dari Kritik

Christian Pulisic dari AC Milan (kiri) berebut bola dengan Nicolo Barella dari Inter Milan dalam laga Serie A di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Di sisi lain, Shevchenko turut menanggapi sorotan terhadap performa Christian Pulisic. Winger asal Amerika Serikat itu memang tampil impresif di awal musim, tetapi belum mencetak gol sepanjang tahun 2026 dan sempat terganggu cedera, termasuk bursitis.

Meski demikian, Shevchenko menepis anggapan bahwa Pulisic kehilangan fokus karena memikirkan FIFA World Cup bersama United States men's national soccer team.

“Jangan percaya cerita bahwa pemain sekelas dia sudah memikirkan Piala Dunia. Itu mustahil,” tegas Shevchenko.

“Setiap pemain selalu ingin memberikan yang terbaik saat berada di lapangan. Pulisic sudah mencetak gol penting dan akan terus melakukannya, pertama untuk Milan, lalu untuk timnas AS di Piala Dunia.”


Leao Dianggap Semakin Dewasa

Pemain AC Milan, Rafael Leao, merayakan gol dalam pertandingan Serie A melawan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Pada derby nanti, Pulisic diprediksi akan berduet di lini depan bersama Rafael Leao. Shevchenko menilai penyerang Portugal tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

“Rafa menunjukkan kedewasaan dalam permainannya. Dia mencoba memberikan yang terbaik meskipun bermain di posisi yang bukan peran naturalnya demi mengikuti instruksi pelatih,” jelas Shevchenko.

Lanjut Baca:

Ia juga menanggapi komentar pelatih legendaris Fabio Capello yang menyebut Leao bukan striker murni. “Capello benar, dia bukan penyerang tengah. Tapi dia mampu menjalankan tugasnya, menyerang ruang, dan selalu siap. Dalam skema serangan balik cepat, sprint Rafa bisa sangat menentukan,” tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya