Liputan6.com, Jakarta - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membukukan kinerja keuangan lesu sepanjang 2025. Perseroan mencatat penurunan pendapatan dan laba hingga akhir Desember 2025.
Mengutip laporan keuangan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (8/3/2026), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk mencatat pendapatan usaha USD 1,87 miliar hingga Desember 2025. Pendapatan usaha turun 9,86% dari USD 2,07 miliar pada 2024.
Advertisement
Beban pokok pendapatan naik 2,67% menjadi USD 1,23 miliar dari periode sama tahun sebelumnya USD 1,20 miliar. Seiring hal itu, laba bruto terpangkas 27,15% menjadi USD 636,63 juta pada 2025 dari 2024 sebesar USD 873,99 juta.
Perseroan mencatat beban usaha turun menjadi USD 107,14 juta pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 140,35 juta. Beban lain-lain bersih terpangkas menjadi USD 11,91 juta dari 2024 sebesar USD 22,24 juta.
Perseroan mencetak laba usaha USD 517,57 juta pada 2025, turun 27,24% dari 2024 sebesar USD 711,40 juta. Perseroan mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk susut 67,55% menjadi USD 447,69 juta pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 1,38 miliar.
Perseroan mencetak laba per saham dasar dan dilusi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 0,01526 pada 2025 dari 2024 sebesar 0,04491.
Total ekuitas turun 6,8% menjadi USD 5 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar USD 5,37 miliar. Liabilitas perseroan naik 36,10% menjadi USD 1,81 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar USD 1,33 miliar. Aset perseroan naik 1,71% menjadi USD 6,81 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar USD 6,70 miliar. Perseroan kantongi kas dan setara kas USD 1,04 miliar pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 1,40 miliar.
Tebar Dividen Interim 2025
Sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan kurs konversi dividen interim tahun buku 2025. Dengan demikian, perseroan akan membagikan dividen interim Rp 145 per saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (4/1/2025), perseroan menyebutkan kurs konversi yang digunakan untuk pembagian dividen tunai interim itu mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia pada 2 Januari 2026 senilai Rp 16.720.
Seiring hal itu, jumlah keseluruhan dividen tunai interim yang akan dibagikan perseroan dalam mata uang rupiah Rp 4,18 triliun untuk 28.800.494.200 saham. Jumlah itu setara Rp 145 per saham.
“Tidak ada dampak yang signifikan atas informasi ini terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, Maharani Cindy Opssedha.
Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 2 Januari 2026, harga saham ADRO naik 0,55% ke posisi Rp 1.820 per saham. Saham ADRO dibuka stagnan di posisi Rp 1.810. Harga saham ADRO berada di level tertinggi Rp 1.825 dan terendah Rp 1.810 per saham. Total frekuensi perdagangan 18.641 kali dengan volume perdagangan saham 589.730 saham. Nilai transaksi Rp 107,3 miliar.
Sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) akan membagikan dividen interim USD 250 juta. Pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025 sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 17 Desember 2025.
Perseroan membagikan dividen interim 2025 dengan mempertimbangkan data keuangan per 30 September 2025 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 301,58 juta, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD 3,32 miliar dan total ekuitas perseroan USD 5,15 juta.
Berikut jadwal pembagian dividen interim perseroan:
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 29 Desember 2025
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 30 Desember 2025
- Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 2 Januari 2026
- Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 5 Januari 2026
- Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai pada 2 Januari 2026 waktu 16:00.
- Tanggal pembayaran dividen pada 15 Januari 2026
Emiten ADRO Beli 231 Juta Saham ADMR, Segini Nilainya
Sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menambah kepemilikan saham di PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada pertengahan Oktober 2025.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (18/10/2025), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membeli 231 juta saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada 16 Oktober 2025. Harga pembelian saham ADMR sebesar Rp 1.435 per saham. Dengan demikian, ADRO merogoh kocek Rp 331,48 miliar untuk membeli saham ADMR.
“Untuk melakukan investasi tambahan pada ADMR, dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.
Dengan pembelian saham ADMR itu, ADRO memiliki 34.756.541.100 saham ADMR atau setara 85,01%. Sebelumnya Perseroan mengenggam 34.525.541.100 saham ADMR atau setara 84,45%.