Liputan6.com, Jakarta - Harga kripto selama 24 jam terakhir cenderung bergerak variatif dengan mayoritas aset digital papan atas berada di zona merah. Tekanan jual masih terlihat pada beberapa koin besar seperti Bitcoin, Ethereum hingga Solana, meskipun pelemahannya relatif terbatas.
Di sisi lain, beberapa aset kripto justru mampu bertahan di zona hijau, seperti Tron, Monero dan UNUS SED LEO. Pergerakan ini menunjukkan pasar kripto masih bergerak fluktuatif di tengah sentimen global dan aktivitas perdagangan investor yang cukup dinamis.
Advertisement
Mengutip laman Coinmarketcap.com, Minggu (8/3/2026) Bitcoin (BTC) masih menjadi kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Dalam 24 jam terakhir, harga BTC tercatat di kisaran USD 67.385,29 atau melemah sekitar 0,63%, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar USD 1,35 triliun.
Ethereum (ETH) juga mengalami pelemahan tipis dalam periode yang sama. Aset kripto terbesar kedua ini diperdagangkan di sekitar USD 1.966,69, turun 0,27% dalam 24 jam terakhir. Ethereum memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 237,09 miliar.
Sementara itu, Tether (USDT) tetap stabil di sekitar USD 0,9999. Stablecoin terbesar di dunia ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 183,98 miliar, dan pergerakannya relatif tidak berubah karena memang dirancang mengikuti nilai dolar AS.
Lebih lanjut, kripto Binance Coin (BNB) tercatat diperdagangkan di kisaran USD 620,76 setelah turun sekitar 1,15% dalam 24 jam terakhir. Meski demikian, BNB masih mempertahankan kapitalisasi pasar besar sekitar USD 84,71 miliar, menjadikannya salah satu kripto utama di pasar global.
Adapun XRP juga mengalami koreksi tipis. Kripto yang dikembangkan untuk sistem pembayaran lintas negara ini diperdagangkan di sekitar USD 1,35, turun sekitar 0,09% dalam sehari, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar USD 82,89 miliar.
USDC hingga Cardano Didominasi Tekanan Jual
USD Coin (USDC) masih bergerak stabil di kisaran USD 0,9999 dalam 24 jam terakhir. Stablecoin ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD 77,26 miliar, menjadikannya salah satu aset digital yang banyak digunakan dalam transaksi kripto.
Solana (SOL) mengalami tekanan cukup terlihat dibanding kripto lain di kelompok ini. Harga SOL tercatat di sekitar USD 82,97 setelah turun sekitar 1,98%, dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 47,29 miliar.
Tron (TRX) menjadi salah satu kripto yang mampu mencatatkan penguatan. Dalam 24 jam terakhir, TRX naik sekitar 0,40% ke level USD 0,2859 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 27,07 miliar.
Lalu, untuk kripto Dogecoin (DOGE), yang populer sebagai meme coin, justru mengalami pelemahan. Harga DOGE tercatat di kisaran USD 0,09001 atau turun sekitar 0,72%, sementara kapitalisasi pasarnya berada di sekitar USD 13,78 miliar.
Cardano (ADA) juga masih berada di zona merah. Aset kripto ini diperdagangkan di sekitar USD 0,2550 setelah melemah 1,03% dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 9,19 miliar.
Bitcoin Cash hingga Chainlink Campuran Merah dan Hijau
Selanjutnya, Bitcoin Cash (BCH) tercatat diperdagangkan di kisaran USD 447,95 atau turun sekitar 0,27% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar BCH saat ini berada di sekitar USD 8,95 miliar, menjadikannya salah satu turunan Bitcoin yang masih cukup aktif diperdagangkan.
UNUS SED LEO (LEO) justru mencatatkan kenaikan tipis. Kripto ini naik sekitar 0,10% ke level USD 9,05, dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 8,34 miliar. Kripto HYPE juga mengalami koreksi dalam periode yang sama. HYPE diperdagangkan di kisaran USD 30,09 setelah turun sekitar 1,99%, sementara kapitalisasi pasarnya berada di sekitar USD 7,76 miliar.
Monero (XMR) menjadi salah satu kripto yang menguat dalam daftar ini. Harga XMR naik sekitar 0,47% ke level USD 349,33, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar USD 6,44 miliar.
Sementara itu, Chainlink (LINK) bergerak melemah tipis dalam 24 jam terakhir. LINK diperdagangkan di sekitar USD 8,69 atau turun sekitar 0,51%, dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 6,15 miliar.