Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, Sido Muncul Beri Santunan Rp200 Juta untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

Sido Muncul kembali berbagi kasih dengan 1.000 anak yatim di Jakarta, menyalurkan santunan senilai Rp200 juta sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan.

oleh Gilar RamdhaniDiterbitkan 07 Maret 2026, 15:47 WIB
Santunan untuk 1000 Anak Yatim di Jakarta. (Liputan6.com/Gilar Ramdhani)

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang usianya yang ke-75 tahun pada November 2026 mendatang, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) kembali menegaskan komitmennya untuk terus berbagi kepada sesama. Di tengah suasana bulan suci Ramadan, perusahaan yang identik dengan produk Tolak Angin itu menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Jakarta.

Melalui kegiatan ini, Sido Muncul menyalurkan santunan senilai Rp200 juta kepada anak-anak yatim dari 15 lembaga atau yayasan. Setiap anak menerima bantuan sebesar Rp200 ribu. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada perwakilan anak-anak yatim yang hadir dan turut disaksikan Lurah Cipete Selatan, Supriono, di kantor Sido Muncul Jakarta, Kamis, 5 Maret 2025.

Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C) Irwan Hidayat.

Dalam kesempatan itu, Dr. (H.C) Irwan Hidayat menyampaikan sejumlah pesan tentang pentingnya berbagi kepada sesama, nilai kemanusiaan, hingga filosofi hidup yang ia pegang dalam mengelola perusahaan. Menurutnya, manusia sejatinya dilahirkan dengan kemampuan untuk mencintai, bahkan kepada orang yang mungkin pernah menyakiti.

“Saya selalu percaya bahwa kita dilahirkan untuk mencintai. Contohnya seperti Nabi Muhammad, beliau tetap menyayangi orang yang bahkan pernah menyakitinya. Tidak membalas kebencian dengan kebencian, tapi dengan kasih sayang,” ujar Irwan Hidayat.

Nilai tersebut, kata dia, seharusnya menjadi pegangan bagi setiap orang yang menjalani kehidupan beragama.

“Menurut saya, itu yang harus kita lakukan sebagai orang yang beragama, yaitu berbuat baik kepada siapa saja, bahkan kepada orang yang mungkin tidak menyukai kita,” ungkapnya.

Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C) Irwan Hidayat.

Dalam konteks itulah, Irwan menilai bulan Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperbanyak aksi berbagi kepada sesama, khususnya kepada kaum duafa dan anak-anak yatim.

“Kalau berbagi dengan kaum duafa dan anak-anak yatim, memang Ramadan adalah waktu yang sangat tepat. Bulan ini mengajarkan kita untuk lebih peduli dan berbuat kebaikan kepada sesama,” katanya.

Dua Bekal Hidup dari Tuhan: Inteligensi dan Akal Budi

Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C) Irwan Hidayat foto bersama perwakilan anak-anak yatim dari 15 lembaga atau yayasan penerima santunan.

Dalam kesempatan itu, Irwan Hidayat juga menyampaikan pesan kepada anak-anak yatim tentang dua bekal penting yang menurutnya telah diberikan Tuhan kepada setiap manusia. “Pertama adalah inteligensi, kecerdasan. Kedua adalah akal budi,” ujarnya.

Ia menilai dua bekal tersebut menjadi kunci bagi manusia untuk hidup sehat dan layak.

“Saya bisa mengelola perusahaan dengan baik karena memanfaatkan inteligensi dan akal budi yang diberikan Tuhan,” kata Irwan.

Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C) Irwan Hidayat.

Ia menjelaskan bahwa akal budi sejatinya memiliki prinsip yang sangat sederhana namun mendasar dalam kehidupan. “Akal budi itu hukumnya cuma satu, perbuatlah kepada orang lain seperti kita ingin diperlakukan," tambahnya.

Prinsip tersebut, lanjut Irwan, selalu ia pegang dalam mengelola perusahaan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Ketika saya membuat produk seperti Tolak Angin, saya selalu berpikir, kalau saya sebagai konsumen, apa yang saya harapkan dari sebuah produk? Saya melakukan uji toksisitas, uji khasiat, semua berbasis ilmiah. Itu yang saya lakukan agar konsumen mendapatkan produk yang benar-benar baik," ujarnya.

Menurut Irwan, prinsip sederhana dari akal budi cukup menjadi pedoman dalam berbisnis. “Tidak perlu rumit. Cukup lakukan kepada orang lain seperti kita ingin diperlakukan," tuturnya.

Pesan tersebut, lanjut Irwan, juga selalu ia sampaikan kepada keluarga, anak, hingga cucunya sebagai pegangan dalam menjalani kehidupan.

“Bersyukurlah atas dua hal yang diberikan Tuhan, yaitu inteligensi dan akal budi. Kalau kita menjalankan akal budi dengan baik, semua orang sebenarnya bisa hidup layak dan bahagia,” ujarnya.

Apresiasi atas Konsistensi Program Santunan untuk Anak Yatim

Lurah Cipete Selatan, Supriono menilai kegiatan santunan yang dilakukan Sido Muncul merupakan bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah Kelurahan Cipete Selatan. Ia berharap kegiatan sosial ini dapat menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

“Ke depan kami berharap kerjasama antara pengusaha dan pemerintah dapat terus bersinergi sehingga mampu membangun lingkungan yang lebih baik dan menghadirkan kehidupan yang lebih kondusif bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengurus Yayasan Al-Ittihadiyyah Cipete Selatan, Ahmad Rizal.

Pengurus Yayasan Al-Ittihadiyyah Cipete Selatan, Ahmad Rizal, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat melalui kegiatan santunan anak yatim yang digelar setiap Ramadan. “Ini sudah yang kelima kalinya. Lima tahun berturut-turut kegiatan santunan ini berjalan,” kata Rizal. 

Menurut Rizal, bantuan yang diberikan Sido Muncul tidak sekadar bernilai materi, tetapi juga mencerminkan komitmen sosial yang dijalankan secara konsisten.

“Bantuan dari Sido Muncul ini luar biasa. Yang saya lihat bukan hanya bantuannya, tetapi karena program ini berkesinambungan. Dalam Islam itu disebut istiqamah, dan itu yang paling penting,” kata Ahmad Rizal.

Ia juga menilai sikap bapak Irwan Hidayat menjadi teladan dalam menebarkan kebaikan tanpa memandang latar belakang. “Walaupun Pak Irwan non-Muslim, beliau memiliki sikap dan sifat yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan seperti yang diajarkan dalam Islam. Itu yang menurut kami patut dicontoh,” ujarnya.

Kebahagiaan juga dirasakan para penerima santunan. Zidan, salah satu anak asuh dari Yayasan Al-Ittihadiyyah Cipete Selatan, mengaku senang bisa menjadi bagian dari kegiatan santunan yang digelar oleh Sido Muncul. Bagi Zidan, perhatian seperti ini membuat dirinya merasa diperhatikan dan memberi semangat baru untuk menjalani hari-hari, terlebih di bulan Ramadan.

“Rasanya senang, bahagia,” ujar Zidan singkat saat ditanya mengenai perasaannya menerima santunan tersebut. 

Pada kesempatan itu, Zidan juga menyampaikan doa untuk Irwan Hidayat. “Semoga Bapak Irwan diberikan kesehatan dan dilimpahkan rezekinya,” ucapnya.

Kepedulian untuk Anak Yatim yang Patut Dicontoh

Pengasuh Yayasan Al Andalusia Pela, H. Nuril Anwar, berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dipertahankan dan bahkan menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan besar lainnya di Indonesia.

“Program seperti ini sangat baik jika dipertahankan sampai kapan pun dan bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan besar lainnya untuk melakukan hal yang sama di bulan suci Ramadan,” katanya.

Nuril menjelaskan, bantuan yang diterima akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak yatim selama bulan Ramadan.

“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat, terutama untuk kebutuhan operasional selama Ramadan, seperti makan untuk buka puasa dan sahur, serta persiapan menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Harapan Dukungan untuk Anak Yatim Terus Berlanjut

Yayasan PADI menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C) Irwan Hidayat.

Pengurus Pundi Amal Dermawan Indonesia (PADI), Siti Zubaeda, turut menyampaikan rasa syukur atas santunan untuk anak-anak yatim yang diberikan oleh Sido Muncul. Ia mengatakan, tahun ini menjadi kali pertama PADI menerima bantuan dari perusahaan jamu nasional tersebut.

"Ini kali pertama kami menerima santunan dari Sido Muncul. Semoga kedepannya kami bisa kembali mendapatkan bantuan dari Bapak Irwan,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, pihak yayasan menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, atas kepeduliannya terhadap anak-anak yatim.

“Kami berdoa semoga beliau selalu sehat, dan untuk Sido Muncul semoga semakin sukses dan semakin jaya kedepannya, sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat,” tutur Siti Zubaeda.

Selain santunan bagi 1.000 anak yatim di Jakarta, Sido Muncul juga akan menyalurkan bantuan serupa kepada 1.000 kaum duafa di Semarang pada pekan mendatang.

Berikut daftar yayasan yang mendapatkan bantuan dari Sido Muncul yakni Al-Ikhlas Cipete, Mizan Amanah Cilandak, Pengajian H. Saidi, Panti Asuhan Mizan Cipete Utara, Yayasan Al-Andalusia, Majelis Ta’lim At Taufik, Majelis Ta’lim Al Muawwanah, Al Ittihadiyah, Panti Yasni (Yayasan Sejahtera Insani), Yayasan Pundi Amal Dermawan Indonesia (PADI), Panti Asuhan Yos Sudarso, Mizan Amanah Pasar Minggu, Mizan Amanah Karang Tengah, Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Muslim Nusantara Foundation, dan Kelurahan Cipete Selatan.

 

(*)

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya