Chelsea Waspada! Liam Rosenior Ingatkan Memori Kelam 2015 Jelang Jamu Wrexham

Liam Rosenior ingatkan Chelsea waspadai kejutan Wrexham di FA Cup. Belajar dari tragedi 2015, The Blues bidik kemenangan demi ambisi raih trofi kesembilan.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 07 Maret 2026, 10:38 WIB
Chelsea merayakan gol yang dicetak Pedro Neto ke gawang Hull City dalam pertandingan putaran keempat Piala FA 2025/2026 di MKM Stadium, Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea dijadwalkan menjamu Wrexham dalam laga babak kelima FA Cup di Stamford Bridge pada Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menandai pertemuan kompetitif pertama bagi kedua tim sejak terakhir kali bersua pada tahun 1982 silam.

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh Wrexham. Klub tersebut baru saja mengukir sejarah dengan meraih tiga promosi berturut-turut hingga berhasil menembus zona play-off Championship.

Klub milik aktor Hollywood ini datang dengan motivasi berlipat ganda untuk menjegal langkah The Blues di kompetisi ini. Rosenior sangat menyadari bahwa energi positif saat ini sedang menyelimuti kubu tim tamu tersebut.

Laga ini menjadi sebuah tantangan emosional bagi Rosenior yang tengah memburu trofi mayor pertamanya sebagai pelatih. Meski begitu, ia tidak ingin anak asuhnya terjebak dalam rasa percaya diri yang berlebihan di lapangan.


Waspada Taktik Sang Pembunuh Raksasa

Pemain Chelsea Alejandro Garnacho memeluk Pedro Neto setelah mencetak gol pada laga FA Cup/Piala FA putaran keempat antara Hull City vs Chelsea di Hull, Inggris, Jumat, 13 Februari 2026. (AP Photo/Jon Super)

Rosenior menaruh rasa hormat yang besar kepada manajer Wrexham, Phil Parkinson, atas kinerjanya yang luar biasa. Parkinson diketahui memiliki catatan manis saat pernah menyingkirkan Chelsea di kompetisi ini pada tahun 2015 silam.

Kala itu, Parkinson memimpin tim kasta bawah, Bradford City, untuk membungkam publik Stamford Bridge secara sangat dramatis. Memori kelam tersebut kini menjadi pengingat bagi Chelsea agar tetap bermain militan sejak peluit awal dibunyikan.

"Saya pikir Phil telah melakukan pekerjaan luar biasa dengan cara dia mengelola tim," ujar Liam Rosenior memberikan pujian.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit karena ada aura positif di sana," tambah manajer Chelsea tersebut.

"Sangat sulit bermain melawan tim yang sedang naik daun, jadi kami akan menganggap serius pertandingan ini," tegas Rosenior.


Fokus Total Demi Ambisi Trofi

Liam Rosenior menjalani debutnya sebagai manajer Chelsea dengan kemenangan manis atas Charlton Athletic pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Chelsea saat ini tengah mengincar gelar FA Cup kesembilan untuk menambah koleksi trofi di lemari juara mereka. Koleksi delapan trofi milik The Blues saat ini hanya kalah dari Arsenal dan Manchester United di daratan Inggris.

Rosenior menegaskan bahwa memenangkan gelar juara adalah alasan utama dirinya menerima tanggung jawab di kursi kepelatihan Chelsea. Namun, ia meminta para pemainnya untuk tidak berpikir terlalu jauh mengenai partai final di bulan Mei mendatang.

"Memenangi trofi adalah alasan saya berada di sini dan itu adalah impian semua orang," jelas sang pelatih.

"Jika Anda hanya fokus pada trofi di akhir musim, Anda mungkin tidak akan memenangkan apa pun," imbuh Rosenior.

"Pemain dalam suasana hati yang baik dan kami memiliki kepercayaan diri yang tinggi saat ini," ungkapnya menutup pernyataan.

Performa apik Chelsea saat menumbangkan Charlton dan Hull pada babak sebelumnya menjadi acuan penting bagi Rosenior. Ia memuji sikap profesional para pemain yang terbukti tidak memandang sebelah mata tim dari divisi bawah.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya