Britney Spears Ditangkap Karena Mengemudi Sambil Mabuk di California

Polisi juga mengungkap kronologi penangkapan Britney Spears.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 06 Maret 2026, 12:54 WIB
Polisi juga mengungkap kronologi penangkapan Britney Spears. (VALERIE MACON / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Lagi-lagi muncul berita tak mengenakkan tentang Britney Spears. Dilansir dari E! News dan People, pada Jumat (6/3/2026), ia ditangkap pada 4 Maret lalu, sekitar jam 9 malam waktu setempat di California, Amerika Serikat. 

Ia diduga mengemudi di bawah pengaruh zat memabukkan atau driving under influence (DUI). Menurut catatan dari Kantor Sheriff Ventura, wanita 44 tahun, ditahan pada Rabu, 4 Maret malam, dan dibebaskan pada dini hari, keesokan harinya.

Penangkapan itu terdaftar sebagai "penangkapan dan pembebasan" tanpa masa percobaan. Dugaan pelantun "Toxic" melakukan DUI dikonfirmasi California Highway Patrol (CHP) Moorpark Area. Lewat siaran pers yang dirilis Petugas Informasi Publik Ryan Ayers, terungkap kronologi penangkapan ini. 

"Sebuah BMW 430i hitam dilaporkan ke Pusat Komunikasi Ventura CHP karena mengemudi secara serampangan dengan kecepatan tinggi dan kemudian dihentikan. Penumpang tunggal dalam mobil ini, Nona Spears, menunjukkan tanda-tanda tidak sadar dan menjalani serangkaian tes kesadaran di lapangan," begitu isi pernyataan resmi tersebut. 

Disebutkan pula, Britney Spears ditangkap karena pelanggaran Aturan Kendaraan California pasal 23152(g), yakni mengemudi di bawah pengaruh kombinasi obat-obatan dan alkohol.


Britney Spears Disidang Bulan Mei

Britney Spears (AP Photo/Chris Pizzelo)

Hanya saja, belum ada keterangan mengenai hasil tes yang dijalani Britney Spears, soal kandungan zat memabukkan dalam darahnya. Ia juga dijadwalkan menjalani sidang pada 4 Mei 2026. 

Lantas, bagaimana reaksi Britney Spears setelah menyadari pelanggaran yang dilakukannya? "Pagi ini ia begitu emosiomal dan penuh penyesalan," kata seorang sumber kepada People.

 

 


Pernyataan Resmi Perwakilan Britney Spears

Perwakilan Britney Spears juga telah mengonfirmasi kejadian ini, dan memastikan wanita tersebut akan menjalani prosedur yang berlaku. "Ini insiden yang sangat disayangkan dan tidak dapat dimaafkan," kata perwakilan Britney Spears.

Ditambahkan, "Britney akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi hukum. Semoga ini bisa jadi langkah pertama dalam perubahan yang sudah lama tertunda, dan perlu terjadi, dalam kehidupan Britney. Semoga ia bisa mendapat bantuan dan dukungan yang dibutuhkan selama masa sulit ini."


Anak-Anak Britney Spears Akan Mendampinginya

Pihak perwakilan juga memastikan Britney Spears akan didampingi keluarganya. "Anak-anaknya akan menghabiskan waktu bersamanya. Orang-orang yang dicintainya akan membuat rencana yang diperlukan untuk kebaikannya," ungkap perwakilan Britney Spears.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya