Strategi Massimiliano Allegri untuk Derby: AC Milan Tetap Andalkan Duet Leao dan Pulisic

Massimiliano Allegri siap menurunkan duet Rafael Leao dan Christian Pulisic saat AC Milan hadapi Inter. Simak strategi serangan balik kilat Rossoneri di sini.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 05 Maret 2026, 22:00 WIB
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, berbicara dengan pemain AC Milan, Christian Pulisic, usai ditarik keluar pada laga Serie A antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan bersiap menghadapi sang rival sekota Inter Milan dalam laga panas bertajuk Derby della Madonnina pada pekan ke-28 Liga Italia. Pelatih Rossoneri, Massimiliano Allegri, tetap teguh pada rencananya untuk menduetkan Rafael Leao dan Christian Pulisic di lini depan.

Sang juru taktik meyakini kecepatan keduanya merupakan kunci utama untuk merobek pertahanan lawan dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di San Siro pada Senin (9/3) pukul 02.45 WIB ini.

Kehadiran Leao yang baru saja mengoleksi gol kesembilannya di liga diharapkan mampu memacu kembali performa rekan duetnya. Walaupun Pulisic sedang mengalami penurunan grafik, Allegri tidak ingin melepaskan skema yang sudah ia susun sejak masa pramusim.


Strategi Serangan Balik Kilat AC Milan

Pemain AC Milan, Rafael Leao, merayakan gol dalam pertandingan Serie A melawan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Allegri menginstruksikan anak asuhnya untuk melancarkan transisi cepat guna mengeksploitasi celah di lini tengah skuad asuhan Cristian Chivu. Rencana ini didasarkan pada keberhasilan AC Milan saat memenangkan pertemuan perdana musim ini dengan skor 1-0.

Sejauh ini, pasangan Leao dan Pulisic baru mencatatkan 455 menit bermain bersama akibat kendala cedera yang silih berganti. Namun, Allegri percaya bahwa memberikan menit bermain dengan intensitas tinggi akan membantu Pulisic memulihkan kondisi fisiknya.

Pemain asal Amerika Serikat tersebut memang belum menyumbangkan gol lagi semenjak kalender berganti ke tahun 2026. Akan tetapi, Allegri menilai kolaborasi antara kedua pemain sayap ini sangat diperlukan agar mesin gol tim bisa bekerja maksimal.


Persaingan Ketat di Lini Depan AC Milan

Mario Gila dari Lazio (kanan) dan Christopher Nkunku dari AC Milan berebut bola dalam laga Serie A antara AC Milan dan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Nama Christopher Nkunku muncul sebagai kandidat kuat yang bisa saja mengancam posisi Pulisic dalam daftar susunan pemain utama. Nkunku sebelumnya memberikan umpan matang bagi gol kedua Leao saat laga kontra Cremonese beberapa waktu lalu.

Data statistik menunjukkan bahwa Pulisic sebenarnya masih memiliki tingkat efisiensi yang lebih baik dibandingkan dengan Nkunku. Ia mampu mencatatkan rata-rata satu gol setiap 130 menit, sedangkan Nkunku memerlukan waktu 192 menit untuk membobol gawang lawan.

Pulisic kini telah mengumpulkan total delapan gol dari 1.041 menit penampilannya bersama AC Milan di kompetisi domestik. Sang pemain harus menjaga konsistensi, tetapi ia juga perlu waspada terhadap persaingan internal yang semakin ketat.

Sumber: Sempre Milan


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya