Misteri Brahim Diaz di Real Madrid: Bersinar di Piala Afrika, Tapi Tenggelam di Bernabeu

Brahim Diaz tampil impresif di Piala Afrika 2025, tetapi justru kehilangan menit bermain di Real Madrid

oleh Asad ArifinDiterbitkan 05 Maret 2026, 17:34 WIB
Selebrasi Brahim Diaz saat membantu Real Madrid melumat Cadiz di pekan 34 LaLiga (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Situasi yang dialami Brahim Diaz di Real Madrid musim 2025/2026 menimbulkan tanda tanya besar. Gelandang serang tersebut justru kehilangan peran setelah kembali dari Piala Afrika 2025.

Padahal, Brahim tampil menonjol selama turnamen tersebut. Penampilannya bahkan memunculkan harapan bahwa ia akan memiliki peran lebih besar di lini serang Real Madrid.

Namun kenyataan di Santiago Bernabeu justru berbanding terbalik. Setelah kembali ke klub, menit bermain Brahim menurun drastis.

Kondisi ini memunculkan spekulasi baru. Salah satunya terkait dampak psikologis setelah kegagalan mengeksekusi penalti di final Piala Afrika 2025.


Menit Bermain Menurun Drastis Setelah Piala Afrika

Penyerang Maroko, Brahim Diaz, tampak tertunduk lesu setelah laga final Piala Afrika 2025 antara Senegal vs Maroko di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Senin (19/1/2026) dini hari WIB. (Sebastien Bozon/AFP)

Menurut laporan AS, Brahim Diaz belum pernah menjadi starter dalam sembilan pertandingan terakhir Real Madrid. Statistik tersebut menjadi sorotan karena ia sebelumnya datang dengan momentum positif.

Dalam sembilan laga tersebut, Brahim hanya bermain selama 165 menit. Angka itu hanya setara dengan 20,4 persen dari total waktu bermain yang tersedia.

Situasinya bahkan lebih mencolok dalam beberapa pertandingan terakhir. Dalam lima laga terakhir, ia hanya mendapat total 50 menit bermain atau sekitar 11 persen dari total waktu di lapangan.

Brahim hanya tampil 17 menit melawan Real Sociedad dan 26 menit saat menghadapi Osasuna. Di Liga Champions melawan Benfica, ia hanya bermain empat menit di leg pertama dan tidak tampil sama sekali di leg kedua.


Efisien Saat Bermain, Tapi Tetap Terpinggirkan

Enam menit berselang atau pada menit ke-86, Real Madrid kembali menyamakan kedudukan lewat gol Brahim Diaz. (Oli SCARFF/AFP)

Yang membuat situasi ini semakin membingungkan adalah efektivitas Brahim ketika berada di lapangan. Ia justru menunjukkan kontribusi signifikan dalam waktu yang terbatas.

Saat menghadapi Rayo Vallecano, Brahim mencatat satu assist dan memenangkan penalti yang membantu Real Madrid menang 2-1. Ia juga memberikan umpan penentu saat Los Blancos menundukkan Valencia 2-0.

Penampilan tersebut sempat memicu dorongan dari para penggemar agar ia mendapat tempat di starting XI. Namun kenyataannya justru sebaliknya, menit bermainnya semakin berkurang.

Berdasarkan statistik, Brahim berkontribusi terhadap gol setiap 55 menit. Ia mencatat dua assist dan satu penalti yang dimenangkan selama periode tersebut.

Meski begitu, posisinya dalam skuad tetap tidak berubah. Sejak Piala Afrika berakhir, Brahim bahkan hanya berada di peringkat ke-17 pemain Real Madrid dalam jumlah menit bermain.

Sumber: Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya