Liputan6.com, Jakarta - Arsenal meraih tiga poin berharga usai mengalahkan Brighton dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-29 Premier League 2025/2026.
Bertanding di American Express Stadium pada Kamis, 5 Maret 2026 dini hari WIB, kemenangan The Gunners ditentukan oleh satu-satunya gol yang dicetak Bukayo Saka sejak awal pertandingan.
Advertisement
Laga berlangsung penuh intensitas sejak menit pertama, dengan Brighton berulang kali mencoba mengancam pertahanan Arsenal. Namun tim tamu tampil terorganisir dan berhasil menjaga keunggulan yang mereka raih di menit ke-9 hingga peluit akhir.
Gol Saka tercipta dari situasi di sisi kanan serangan Arsenal. Tembakannya dengan kaki kiri membentur Carlos Baleba sebelum akhirnya mengecoh kiper Bart Verbruggen.
Hasil ini mempertahankan Arsenal di posisi pertama klasemen sementara Premier League dengan 67 poin dari 30 pertandingan. Brighton sebaliknya harus puas bertahan di peringkat ke-12 dengan 37 poin dari 29 laga.
Babak Pertama
Laga langsung berjalan dengan tempo tinggi sejak peluit kickoff dibunyikan. Brighton hampir memimpin lebih dulu di menit ketiga setelah David Raya melakukan kesalahan dalam membangun serangan dari lini belakang.
Bola liar berhasil direbut Carlos Baleba yang langsung melepaskan sepakan ke arah gawang yang sudah terbuka. Gabriel tampil sebagai penyelamat dengan sundulan krusial untuk menghalau bola sebelum melewati garis gawang.
Arsenal berbalik memanfaatkan momentum dan mencetak gol pada menit ke-9. Saka menerima operan dari Jurrien Timber di sisi kanan, lalu bergerak memotong ke dalam sebelum melepaskan tembakan dengan kaki kiri.
Bola membentur Baleba sehingga arahnya berubah dan mengecoh Verbruggen, membawa Arsenal unggul 1-0 melalui gol yang tercipta dari peluang dengan nilai xG sangat kecil.
Brighton berupaya merespons cepat melalui serangan di sisi kiri. Kaoru Mitoma sempat mendapat ruang untuk melepas tembakan, namun Gabriel kembali hadir tepat waktu dengan intervensi penting untuk menggagalkan peluang tersebut.
Meskipun lebih dominan dalam penguasaan bola, Brighton tak mampu menciptakan ancaman nyata yang benar-benar membahayakan gawang Arsenal hingga turun minum.
Babak Kedua
Brighton langsung keluar dengan semangat menyerang memasuki babak kedua. Georginio Rutter mencoba peruntungan lewat sundulan di awal babak, namun bola melambung meleset dari target.