Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Akan Dimakamkan di Kota Suci Mashhad

Namun, tanggal pemakaman pemimpin tertinggi Iran ini belum diumumkan.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 04 Maret 2026, 10:30 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. (Dok. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran via AP)

Liputan6.com, Teheran - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei akan dimakamkan di kota suci Mashhad. Hal itu dilaporkan kantor berita Fars pada Selasa (3/3/2026).

Khamenei, yang memimpin Iran selama 36 tahun, tewas pada usia 86 tahun dalam gelombang serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2).

Ia berasal dari Mashhad, kota terbesar kedua di Iran. Di kota tersebut pula ayahnya dimakamkan di Kompleks Makam Imam Reza.

Sebelum prosesi pemakaman dilaksanakan, Korps Garda Revolusi Iran menyatakan akan menggelar "upacara perpisahan akbar" di Teheran. Pengumuman itu disampaikan melalui akun Telegram mereka.

Setelah wafatnya Khamenei, kekuasaan di Iran untuk sementara dipercayakan kepada sebuah dewan interim yang terdiri dari tiga orang hingga Majelis Ahli memilih penggantinya.

Dewan tersebut terdiri atas presiden, kepala lembaga peradilan, serta seorang ahli hukum dari Dewan Penjaga (Dewan Garda), yaitu lembaga yang mengawasi legislasi dan memverifikasi kandidat dalam pemilihan umum.

Fars, yang mengutip seorang pejabat yang mengetahui proses tersebut, melaporkan bahwa demi alasan keamanan, pertemuan final Majelis Ahli kemungkinan akan ditunda hingga setelah pemakaman Khamenei.

Media Iran juga melaporkan bahwa gedung yang menampung Majelis Ahli beranggotakan 88 orang di kota suci Qom, di selatan Teheran, menjadi target serangan AS dan Israel pada Selasa.

Markas utama lembaga tersebut di ibu kota Iran, Teheran, juga dilaporkan terkena serangan sehari sebelumnya.

Mashhad disebut sebagai kota suci karena merupakan lokasi Makam Imam Reza, yaitu makam imam kedelapan dalam kepercayaan Syiah Dua Belas Imam. Makam ini adalah satu-satunya makam imam syiah yang terletak di wilayah Iran, menjadikannya pusat spiritual dan tujuan ziarah paling penting di negara tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya