Liputan6.com, Jakarta - Infografis terkait dua rudal supersonik Iran menjadi sasaran perang bagi Israel dan Amerika Serikat (AS). Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun menjadi sasaran utama dalam perang melawan Iran. Garda Revolusi Iran membidikkan rudal andalan mereka, Khaibar Shekan.
Rudal Khaibar pertama kali diluncurkan tahun 2022. Rudal ini merupakan rudal generasi keempat dari keluarga rudal balistik Khorramshahr.
Advertisement
Khaibar dijuluki rudal hantu. Mengapa seperti itu? Rupanya bukan tanpa alasan. Rudal ini didesain agar sulit dideteksi radar. Termausk sulit dicegat rudal lainnya. Karena kelebihan itu maka dijuluki rudal hantu. Ditambah kecepatannya yang diklaim mencapai 8 Mach.
Dilansir New York Times, Khaibar Shekan dilengkapi sistem panduan canggih untuk mengenai target atau sasaran. Rudal ini memiliki jangkauan 1.450 kilometer.
Selain Khaibar Shekan, satu lagi rudal andalan Iran yang meluncur menembus langit dan membidik pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Kemampuannya disebut-sebut melebihi rudal Khaibar. Rudal ini disebut Fatah 2. Rudal ini pernah menghantam wilayah Israel pada Juni 2025.
Fatah berarti 'Sang Pembuka' dalam bahasa Arab. Menandai era baru teknologi nuklir yang digagas Iran. Nama Fatah merupakan pemberian pemimpin tertingi Iran, Ayatullah Ali Khamenei yang kini tewas dalam serangan yang dilakukan Israel dan AS.
Apa keunggulannya? Rudal Fatah 2 diklaim memiliki kecanggihan yakni ketika diluncurkan ke luar angkasa lalu seketika menukik dengan kecepatan supersonik ke arah target yang ditentukan.
Dilansir The Sunday Guardian, rudal ini disebut-sebut memiliki jangkauan hingga 1.500 kilometer. Fatah 2 mampu bergerak dengan kecepatan 5,1 kilometer per detik, mencapai 15 Mach atau 15 kali kecepatan suara. Lebih cepat dari rudal Khaibar yang hanya 8 Mach.
Lantas, seperti apa kecanggihan dua rudal supersonik Iran dalam perang lawan Israel dan AS? Simak selengkapnya dalam rangkaian Infografis berikut ini: