Liputan6.com, Jakarta - Seorang sopir ekspedisi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, nekat merekayasa cerita seolah-olah menjadi korban begal. Aksi tersebut dilakukan oleh pelaku atas nama Dasan, setelah diam-diam menjual 285 karton susu kemasan full cream senilai Rp 50 juta.
Kasus ini terungkap setelah pelaku sendiri yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cileungsi pada Senin, 2 Maret 2026 siang. Dasan mengaku telah menjadi korban begal saat hendak mengganti ban kendaraannya yang kempis di kawasan Cileungsi sekitar pukul 03.00 WIB.
Advertisement
"Keterangannya empat orang tak dikenal tiba-tiba menghampirinya dan menganiaya korban menggunakan gagang kunci roda sampai luka di jidat lalu merampas 285 karton susu," ujar Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Selasa (3/3/2026).
Tim penyidik kemudian melakukan penyelidikan di lokasi dan meminta keterangan saksi serta sang sopir itu sendiri.
"Saat melakukan penyelidikan petugas menemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya luka bekas penganiayaan yang dialami pelapor," ungkap Edison.
Mengaku Buat Rekayasa
Saat diinterogasi ulang, Dasan akhirnya mengaku ratusan karton susu tersebut bukan dirampas, melainkan ia jual kurang lebih senilai Rp 50 juta.
"Akhirnya mengakui laporan begal itu hanya rekayasa. Ia telah memindahkan susu kemasan ke kendaraan lain untuk kemudian dijual," katanya.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Cileungsi untuk diproses lebih lanjut.