Insiden Atambua Menewaskan Sebelas Orang

<I>Sebelas orang tewas dalam insiden Atambua. Polisi masih berusaha melakukan pelacakan pelaku pembunuhan tersebut.</i>

oleh Liputan6Diterbitkan 13 September 2000, 19:48 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Jumlah korban yang tewas dalam insiden Atambuah berjumlah 11 orang. Angka tersebut termasuk penduduk lokal dan tiga staf Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Pengungsi yang tewas akibat penyerangan di Kantor UNHCR, 6 September. Sejauh ini, para pelaku masih dalam pelacakan pihak kepolisian. Hal tersebut dikemukakan Gubernur Nusa Tenggara Timur Piet A Tallo, usai menghadap Presiden Abdurrahman Wahid di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (13/9) siang.

Menurutnya, saat ini kondisi keamanan di Pulau Cendana, khususnya Atambua sudah pulih. Sementara bantuan bagi para pengungsi masih terus berjalan. Pada kesempatan itu, Piet juga menegaskan tidak ada kelaparan di sana. Bahkan, pihaknya memperkirakan persediaan makanan bagi pengungsi masih cukup untuk dua atau tiga minggu mendatang.

Ditambahkan, Gus Dur minta agar pihaknya lebih meningkatkan koordinasi, untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul di daerah pengungsian tersebut. Piet menilai persoalan tersebut dapat ditangani melalui proses rekonsiliasi dan negosiasi. Untuk itu, perlu menggunakan pendekatan religius dan kultural.(TNA/Esther Mulyanie dan Andi Azril).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya