Liputan6.com, Jakarta - Polisi selidiki dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART). Kasus ini terungkap setelah rekaman CCTV yang menampilkan dugaan penganiayaan itu viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat salah satu pelaku memecut korban. Pelaku lainnya memukul bagian wajah dan menendang korban.
Advertisement
Di bagian lain video, korban juga tampak diinjak. Korban hanya terdiam tanpa melakukan perlawanan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara Ipda Maryati Jonggi mengatakan, peristiwa itu terjadi di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Februari 2023.
Saat itu pelaku sedang membersihkan tempat ibadah di rumahnya menjelang perayaan Imlek.
“Korban iseng memasukkan bambu ke tempat ibadah tersebut. Lalu terjadi kesalahan komunikasi antara pelaku dan korban,” ujar Maryati, Selasa (3/3/2026).
Akibatnya, pelaku melakukan pemukulan dan menendang bagian punggung korban. Setelah sadar, pelaku meminta maaf dan korban memaafkan. Keduanya pun berdamai tak lama setelah kejadian.
“Dan sampai saat ini korban masih bekerja di rumah pelaku,” ujar dia.
Jemput Bola
Maryati menambahkan, korban tidak ingin melapor karena kejadian sudah tiga tahun lalu.
Namun setelah video viral, penyidik menjemput bola ke lokasi dan membawa ART serta terlapor untuk diklarifikasi.
“Untuk kasusnya sendiri sedang ditangani penyidik PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Utara. Masih dalam penyelidikan. Perkembangan selanjutnya menunggu hasil konseling dari P3A. Jadi masih menunggu visum apakah ada luka dalam,” tandas dia.