AC Milan Taklukkan Cremonese di San Siro, Perubahan Taktik Max Allegri Jadi Sorotan

Skema 4-3-3 AC Milan yang diterapkan di tengah laga menjadi pembeda, saat dua gol akhir memastikan kemenangan 2-0 bagi Rossoneri.

oleh Rindi AntikaDiterbitkan 02 Maret 2026, 17:20 WIB
Duel sengit Cremonese vs AC Milan di Liga Italia (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan berhasil mengamankan tiga poin dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/2026 saat menjamu Cremonese di San Siro, Minggu (1/3/2026). Pertandingan ini berjalan sangat alot dan Rossoneri kesulitan membongkar pertahanan tim tamu.

Meski mendominasi penguasaan bola, keadaan lini tengah terlihat buntu dan penyelesaian akhir dari para penyerang tidak membuahkan hasil hingga memasuki fase krusial pada babak kedua.

Keputusan taktis akhirnya diambil pelatih Massimiliano Allegri untuk mengubah dinamika permainan yang sebelumnya stagnan menjadi lebih agresif guna mencari gol pembuka.

Kemenangan ini akhirnya dipastikan melalui dua gol di menit-menit akhir yang dicetak oleh bek Strahinja Pavlovic dan penyerang sayap Rafael Leao, yang sekaligus mengakhiri perlawanan gigih dari tim tamu yang bermain sangat defensif sejak awal laga dimulai demi mencuri poin di kandang Milan.


Formasi 4-3-3 Jadi Penyelamat

Duel sengit Cremonese vs AC Milan di Liga Italia (AFP)

Kunci kemenangan Milan dalam pertandingan ini terletak pada perubahan formasi menjadi 4-3-3 yang diterapkan di tengah laga.

Sebelum perubahan tersebut, Milan tampak kesulitan menciptakan peluang bersih karena organisasi pertahanan Cremonese yang sangat rapat.

Dengan menambah kehadiran pemain di lini depan melalui skema tiga penyerang, Milan mampu meregangkan pertahanan lawan dan menciptakan ruang lebih luas di area kotak penalti. Formasi ini terbukti menjadi solusi instan yang menyelamatkan Milan dari hasil imbang yang mengecewakan di hadapan pendukungnya sendiri.


Gol Telat Pavlovic dan Leao

Pemain AC Milan, Rafael Leao, mencetak gol melalui titik penalti dalam pertandingan Serie A antara Parma dan AC Milan di Parma, Italia, Sabtu, 8 November 2025. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Kebuntuan pecah melalui situasi bola mati saat Strahinja Pavlovic berhasil menyambut umpan dan menyarangkan bola ke gawang Cremonese pada menit ke-90, dan gol tersebut meruntuhkan mental tim tamu yang sebelumnya tampil sangat solid.

Tak lama kemudian, Rafael Leao menggandakan keunggulan sekaligus mengunci kemenangan 2-0 setelah memanfaatkan transisi cepat.

Meski Leao dan Christian Pulisic sempat beberapa kali gagal dalam situasi satu lawan satu di awal laga, kontribusi akhir mereka tetap menjadi penentu bagi raihan poin penuh Rossoneri.


Keyakinan Taktis Massimiliano Allegri

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dalam laga Serie A melawan Lecce di Stadion Via del Mare, Lecce, Italia, Sabtu (30 Agustus 2025). (Giovanni Evangelista/LaPresse via AP)

Meskipun formasi 4-3-3 terbukti menjadi faktor pengubah permainan, Massimiliano Allegri dilaporkan tetap memegang teguh keyakinan taktisnya yang pragmatis.

Laporan menyebutkan bahwa perubahan formasi tersebut dipandang sebagai solusi situasional untuk memecah kebuntuan, bukan sebagai pergeseran permanen dalam gaya bermain tim ke depan.

Allegri tetap memprioritaskan keseimbangan tim, sehingga strategi menyerang total yang terlihat di akhir laga kemungkinan besar tidak akan langsung diambil sebagai taktik utama dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya